0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TimloMagz

Terus Ekspansi, Berbekal Emansipasi

foto: David
(foto: David)

Timlo.net – Raden Ajeng Kartini yang lahir 21 April 1879 menjadi sosok penginspirasi banyak wanita di Indonesia. Salah satunya adalah pemilik Mom Milk, Ayudya Putri Fahriana.

Bagi Putri Fahriana, Kartini adalah pahlawan yang memperjuangkan emansipasi. “Menurut saya perjuangan Kartini sekarang ini sudah tercapai. Para wanita masa kini bisa membuktikan bahwa mereka bisa mandiri secara finansial dan spiritual. Mereka bisa menjadi ibu rumah tangga sekaligus juga bekerja,” ujar Putri saat ditemui TimloMagz.

Idealisme Kartini bahwa perempuan memiliki kesetaraan dalam hak dan kemampuan dengan pria juga yang menginspirasinya. Putri sukses dengan kedai susu Mom Milk.

Kini, Putri telah memiliki enam outlet di beberapa daerah. Seperti di kawasan kampus UMS, Gonilan; Jl Adi Sucipto No 4 Solo; Jl Ahmad Yani, Sragen dan di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, di The Park, Solo Baru serta di Jalan Muria No. 10, Semarang.

Berdirinya Mom Milk berawal dari kegemarannya minum susu. “Dari kecil saya memang suka susu. Selain itu, saya ingin supaya masyarakat juga suka susu,” kata Putri.

Menurutnya, banyak varian rasa yang awalnya dibuat oleh sang ibu. Oleh karenanya, kedai susu tersebut dinamakan Mom Milk.

Pertama kali perempuan berkacamata ini membuka kedai susu di Jl Menco Raya, kawasan kampus UMS, Gonilan. Ia membidik segmen pasar para mahasiswa. Pada waktu itu, mereka menawarkan sembilan varian rasa.

Kedai susunya bukanlah sebuah bisnis baru. Tapi Putri yakin Mom Milk menyajikan sesuatu yang berbeda dari kedai susu yang lain.

“Secara umum memang sama dengan kedai susu lain, tapi dari rasa dan kualitas berbeda,” terangnya.

Wanita kelahiran Bandung, 3 Mei 1987 itu mengaku memasok susu segar dari berbagai tempat berbeda. Untuk outlet kawasan Solo dan Sragen, dia memasok susu dari Boyolali. Sementara untuk outlet di Tangerang, dia memasok susu segar dari Puncak, Cisarua, Bogor.

“Susu segar hanya bisa disimpan selama delapan jam. Setelah itu, kalau tidak habis ya terpaksa harus kami buang,” terangnya.

Sekarang ini, terdapat lebih dari 20 varian rasa. “Menu favorit di sini saat ini adalah vanila regal, cookies taro, coklat dan hazzelnut,” kata Putri.

Dalam sehari, Mom Milk bisa menghabiskan lebih dari 100 liter susu sapi segar. Para penikmatnya pun bukan lagi hanya para mahasiswa, tetapi juga siswa dan masyarakat umum.

Baca berikutnya bagaimana:

Promosi Lewat Internet

Editor : Eddie Mutaqin

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge