0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jual Pupuk Ilegal, Ibu RT Digerebek

Barang bukti pupuk berbagai jenis sebanyak 100 sak atau 2,3 ton diamankan di Polres Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali —  Seorang ibu rumah tangga (RT) diamankan jajaran Satreskrim Polres Boyolali, karena kedapatan menjual pupuk bersubsidi ilegal.
Tersangka, Sutarmi (48) warga Grojokan,Desa Senggrong, Andong, diamankan bersamaan dengan barang bukti pupuk bersubsidi berbagai jenis sebanyak 100 sak atau 2,3 ton.

“Kita amakan dalam penggerebekan di kios miliknya di Pasar Kebonan, Karanggede,” ungkap Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono, melalui Kaur Bin Ops Reskrim, Iptu Mulyanto, Selasa (7/4).

Dijelaskan, penggerebekan di kios milik Sutarmi dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat adanya penjualan pupuk bersubsidi ilegal. Setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya langsung melakukan penggerebekan dan mendapatkan pupuk bersubsidi berbagai jenis di kios milik ibu rumah tangga ini. Pupuk-pupuk bersubsidi berbagai jenis, seperti Urea, Phonska, ZA, SP36, serta pupuk organik langsung diamankan.

Sementara dari keterangan Sutarmi, pupuk-pupuk bersubsidi tersebut didapat dari TR, warga Karanggede. Untuk pengembangan kasus ini, penyidik akan segera memanggil TR. Tersangka juga mengakui tidak memiliki ijin resmi penjualan pupuk bersubsidi.

“Kita kembangkan lebih lanjut,nanti akan kita ketahui darimana asal pupuk bersubsidi ini,” imbuh Iptu Mulyanto.

Hanya saja, Sutarmi yang ditetapkan sebagai tersangka ini tidak ditahan, karena ancaman hukumanya kurang dari lima tahun. Tersangka dijerat pasal 6 Pasal 6 ayat 1 UU 7/1955 tentang tindak pidana ekonomi. Tersangka diancam hukuman penjara selama dua tahun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge