0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berantas Miras, Polisi Sasar Tempat Hiburan

dok.timlo.net/achmad khalik
Kasatnarkoba Polresta Solo Kompol Kristiyono bersama Kasubag Humas Polresta Solo AKP Sis Raniwati memperlihatkan Miras hasil Operasi Pekat beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pengaruh minuman keras (Miras) diyakini menjadi awal tindak pidana kriminal. Berawal dari itu, Polresta Solo kembali menggalakkan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

“Sebelum beraksi, banyak pelaku tindak pidana, mulai dari pencurian, perampokan, penganiayaan, menenggak minuman keras. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan keberanian mereka,” kata Kasubag Humas Polresta Solo AKP Sis Raniwati mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ahmad Luthfi saat berbincang dengan wartawan, Selasa (7/4).

Untuk memberantas peredaran Miras, kata AKP Sis, pihaknya akan menyasar ke sejumlah tempat hiburan, penjual Miras hingga memotong distribusi jalur pengiriman. Hal ini dipercaya mampu menurunkan tingkat peredaran Miras di Kota Solo.

“Meski tidak dapat diberantas habis, namun peran serta masyarakat untuk memberantas peredaran Miras sangat kita harapkan. Supaya, tingkat kriminalitas di Kota Solo dapat ditekan,” tandas AKP Sis.

Berdasarkan data yang dihimpun Timlo.net, akhir tahun 2014 lalu, Polresta Solo memusnahkan sebanyak 1.322 liter ciu, 53 botol Vodka, 73 botol anggur dan delapan botol wisky. Ribuan liter ciu yang didapat merupakan hasil operasi razia yang dilakukan selama kurun waktu lima bulan. Terhitung sejak bulan Juli – Desember 2014.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge