0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kodim Terjunkan Tim Selidiki Kelangkaan Pupuk

Kodim 0724 Boyolali terjunkan tim pantau kelangkaan pupuk (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Jajaran Kodim 0724 Boyolali mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kelangkaan pupuk. Kodim menerjunkan tim untuk mengungkap kelangkaan pupuk yang mulai dikeluhkan petani.

”Kami menerima laporan adanya kelangkaan pupuk terutama jenis urea di beberapa wilayah. Kelangkaan ini disinyalir adanya permainan di tingkatan pengecer,” ungkap Komandan Kodim 0724 Boyolali, Letkol Kav Topri Daeng Balaw, Senin (6/4).

Seperti kasus yang pernah ditemui di Kecamatan Musuk, pengecer menjual pupuk secara kiloan kepada konsumen.

“Sempat menjadi masalah, namun setelah kita cek ternyata tidak ditemukan penyalahgunaan pupuk bersubsidi,” ungkap Dandim ditemui di ruang kerjanyaSelain itu, pihaknya juga menemukan keluhan dari pengecer resmi, dimana mereka kesulitan mengembalikan modal. Pasalnya, banyak kelompok tani yang tidak mengambil jatah pupuk dan membayar dengan sistim hutang. Karena tak kunjung diambil, pupuk-pupuk bersubsidi tersebut kemudian dijual ke petani lain.

“Kalau ditingkatkan distributor sangat kecil kemungkinan ada permainan,karena mereka kan mendapat quota dari pemerintah,kalau ditingkatakan pengecer,lha ini yang baru kami telusuri,” tandasnya.

Langkah yang dilakukan Kodim ini sebagai upaya untuk mencegah penyalahgunaan pupuk bersubsidi yang mengakibatkan kelangkaan pupuk. Bila pupuk langka, dikhawatirkan akan mempengaruhi produktivitas hasil panen. Apalagi saat ini dibeberapa daerah pertanian di Boyolali sedang musim tanam kedua.



loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge