0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Boyolali Tak Bisa Maksimal Kelola Waduk Cengklik

Timlo.net - Nanin
Pengembangan wisata Waduk Cengklik terkendala birokrasi (Timlo.net - Nanin)

Boyolali – Pengembangan wisata di waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali, saat ini terkesan mandek. Kondisi ini ternyata dipengaruhi dengan koordinasi antar instansi yang punya kewenangan di Waduk Cengklik. Selama ini waduk tersebut dalam kewenangan PSDA Bengawan Solo.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Boyolali, Mulyono Santoso, mengakui pihaknya saat ini belum bisa maksimal melakukan pengembangan wisata di waduk Cengklik. Salah satu kendala yang dihadapi terkait birokrasi. Dijelaskan, untuk pengembangan wisata Cengklik, pihaknya khawatir akan berbenturan dengan PSDA yang hendak melakukan pengerukan waduk.

“Takutnya nanti saat kita bangun wisata di sana, PSDA mau melakukan pengerukan,nanti malah jadi benturan,” kata Mulyono, Sabtu (4/4).

Belum maksimalnya pengembangan wisata di Cengklik, diakui terkendala dengan rencana pengerukan waduk. Pihaknya saat ini masih menunggu rencana tersebut terealisasi. Setelah program PSDA terlaksana, pengembangan wisata dilakukan.

Sementara, terhambatanya pengembangan wisata Cengklik yang dilakukan pemerintah, justru mendatangkan keuntungan tersendiri bagi warga sekitar. Mereka memanfaatkan dengan menyewakan perahu wisata kepada pengunjung di waduk.

Pengunjung dikenai tarif Rp 40 Ribu untuk satu perahu wisata dengan maksimal penumpang 5 orang. Dengan perahu ini, pengunjung bisa mengeliling areal waduk Cengklik.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge