0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dewan Minta Tarif Angkutan Umum Direvisi Tiap Enam Bulan

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah diminta merevisi tarif angkutan umum tiap enam bulan sekali. Tujuannya untuk meringankan beban masyarakat sudah terpapar lebih dulu oleh penaikan bahan bakar minyak.

“Seharusnya pemerintah menetapkan tarif angkutan umum per semester. Itu saya kira lebih adil,” kata Anggota Komisi V DPR-RI Sukur Nababan, Jumat (3/4).

Dengan kata lain, menurut Sukur, tarif angkutan umum jangan selalu mengikuti pergerakan harga BBM.

Sukur juga menyesalkan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM pada akhir Maret lalu. Meskipun Jonan menegaskan itu tak bakal diikuti dengan penaikan tarif angkutan umum

Jonan berasalan penaikan harga BBM kemarin tidak terlalu signifikan.

“Sudah cukup (tarif lama), jadi jangan naik lagi,” kata Jonan.

Kendati demikian, dia tak menutup kemungkinan bakal menaikkan tarif angkutan umum. Itu dilakukan jika kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Joko Sasono menegaskan pihaknya tak menaikkan tarif angkutan umum. Sebab, penaikan harga BBM kemarin itu hanya berdampak kecil, sekitar 1 persen-2 persen, terhadap tarif angkutan umum.

“Tidak berpengaruh terhadap tarif yang berlaku saat ini.”

[yud]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge