0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Divonis 10 Tahun Penjara, Ferdinand Tjiong Banding

dok.merdeka.com
Ferdinand Tjiong (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Terdakwa kasus pelecehan seksual anak di bawah umur, Ferdinand Tjiong telah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ferdinand Tjiong juga didenda Rp 100 juta dan subsider tahanan enam bulan penjara.

“Atas perbuatannya terdakwa divonis 10 tahun hukuman penjara dengan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan,” kata Ketua Majleis Hakim Nur Aslam di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/4).

Setelah membacakan putusan tersebut, Hakim Nur lantas menanyakan kepada guru JIS itu apakah menerima atau akan melakukan banding.

“Terhadap putusan ini anda mempunyai hak, bagaimana menerima, pikir-pikir atau banding,” terang dia.

Mendengar putusan itu diberi waktu satu menit untuk melakukan diskusi dengan tim kuasa hukum. Tak selang lama, Ferdinand menyatakan banding atas putusan hukumannya.

“Saya akan mengajukan banding,” kata Ferdinand.

Sebelumnya, terdakwa guru JIS atas kasus pelecehan seksual anak di bawah umur Neil Bantleman telah dijatuhi hukuman penjara 10 tahun dengan denda Rp 100 juta. Hal itu disampaikan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Nur Aslam di ruang sidang utama Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Dengan menimbang terdakwa divonis hukuman 10 tahun denda 100 juta dengan subsider 6 bulan. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Nur Aslam.

Neil Bantleman dan Ferdinand Tjiong merupakan terdakwa dengan nomor perkara 1236/pid.sus/2014/pn.jak.sel dan 1237/pid.sus/2014/pn.jak.sel. Jaksa penuntut umum telah melayangkan tuntutan terhadap dua guru JIS selama 12 tahun penjara sesuai dengan tuntutan primer pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak.

[efd]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge