0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Larangan Rapat Dicabut, Pariwisata Solo Kembali Makmur

dok.timlo.net/setyo puji s
General Manager Lorin Solo Hotel, Purwanto Yudhonagoro (tengah) (dok.timlo.net/setyo puji s)

Solo – Para pelaku bisnis perhotelan di Solo menyambut baik terkait munculnya kebijakan pemerintah yang membatalkan larangan bagi PNS rapat di Hotel. Pasalnya sejak adanya larangan tersebut okupansi dan pendapatan hotel berkurang secara signifikan.

“Pada dasarnya kita sangat gembira dengan adanya kebijakan tersebut karena larangan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) bagi PNS ini sangat berdampak negatif terhadap perkembangan pariwisata di daerah,” ujar General Manager Lorin Solo Hotel, Purwanto Yudhonagoro saat dihubungi Timlo.net, Kamis (2/4) malam.

Ia menuturkan, sebelum adanya pelarangan tersebut, pangsa pasar dari sektor pemerintahan menyumbang sedikitnya 65 hingga 75 persen pendapatan hotel dan sisanya dari corporate ataupun wisatawan.

“Saya kira tidak hanya hotel saja yang terkena imbas dari kebijakan tersebut melainkan semua sektor pariwisata baik penerbangan, kuliner dan lainya. Apalagi seperti di Solo ini sangat minim destinasi wisata untuk mampu menyedot wisatawan dari luar,” jelasnya.

Oleh karena itu dengan munculnya Permenpan-RB Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pedoman Pembatasan Pertemuan atau Rapat di Luar Kantor itu, harapanya bisa mengembalikan kembali kondisi seperti semula.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge