0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Boyolali Data Ulang Warga Miskin

Timlo.net - Nanin
Sebanyak 52 pendamping akan melakukan verifikasi data keluarga miskin di Kabupaten Boyolali (Timlo.net - Nanin)

Boyolali – Pemkab Boyolali melakukan verifikasi ulang keluarga miskin. Verifikasi dilakukan terhadap hasil pendataan program perlindungan sosial (PPLS) tahun 2011. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan data kepala keluarga miskin yang lebih valid.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Boyolali, Purwanto menyampaikan, berdasarkan data PPLS 2011 jumlah keluarga miskin di Boyolali mencapai 64.099 KK. Data ini digunakan sebagai acuan pelaksanaan program pengentasan kemiskinan dari Kemensos, termasuk program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan kelompok usaha bersama.

“Kita lakukan verifikasi ulang dengan harapan agar KK miskin ini segera mendapat bantuan dan program-program pengentasan kemiskinan dari Kemensos,” ujar Purwanto ditemui di DPRD Boyolali, Kamis (2/4).

Dijelaskan, untuk memverifikasi data PPLS 2011, Pemkab mulai merekrut pendamping PKH yang difasilitasi Kemensos. Rencananya, Boyolali butuh 52 pendamping yang akan disebar ke 19 kecamatan.

Tim verifikasi data atau kemudian disebut sebagai pendamping PKH, akan mendapatkan data by name by address KK miskin yang ada dalam PPLS 2011.

“Petugas nantinya akan melakukan verifikasi data untuk mendapatkan jumlah riil keluarga miskin,” imbuh Purwanto.

Selain memvalidasi data, pendamping PKH juga akan membuat program pengentasan kemiskinan dan mendampingi KSM yang menerima bantuan. Untuk pelaksanaan program ini, Kemensos menyediakan anggaran honor bagi pendamping PKH senilai Rp 1,9 juta per bulan per pendamping dan APBD Boyolali juga sudah mengalokasikan anggaran Rp 219 Juta untuk operasional kegiatan pendamping PKH.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge