0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI Siap Tarik WNI Dari Yaman

dok.merdeka.com
Panglima TNI Jenderal Moeldoko (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Warga negara Indonesia (WNI) yang kini masih berada di Yaman segera dievakuasi. Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, sudah memerintahkan personel TNI untuk mengevakuasi warga negara Indonesia yang berada di Yaman.

“Awal adalah merespon situasi yang berkembang di sana. Ditambah ada permintaan dari Menteri Luar Negeri permintaan atas bantuan, kami siapkan dengan baik, siapkan pesawat beserta kru-krunya untuk bisa langsung berangkat,” kata Moeldoko di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (2/4).

Kendati demikian, dia mengatakan sejumlah 16 personel TNI akan diberangkatkan menuju Yaman hari ini. Personel TNI terdiri pilot dan kopilot, serta personel Kopaskhas.

“Di sana ada tiga rencana evakuasi, dari sana akan digeser ke perbatasan Arab Saudi. Intinya pesawat kita di sana mengangkut masyarakat Indonesia yang saat ini berada di lokasi-lokasi sana untuk diangkut keluar. Setelah itu, langsung dibawa pesawat komersial ke Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, TNI yang bekerja sama dengan tentara India akan mengevakuasi WNI melalui Pelabuhan Aden, Yaman. Pasalnya, Menteri Luar Negeri Retno sudah berkomunikasi dengan pemerintah India.

“TNI lewat atasi pertahanan juga sudah berkoordinasi tentara mereka. Pada dasarnya mereka setuju. Dari Aden akan dibawa ke Djibouti. Kemudian dari Djibouti akan diangkut kembali dengan pesawat terbang, itu rencana kita,” bebernya.

Namun Moeldoko tak menyebutkan berapa lama waktu dibutuhkan untuk mengevakuasi WNI di Yaman. Sebab, jumlah WNI di Yaman mencapai sekitar empat ribu.

“Semua itu tergantung dengan intensitas di sana. Kalau nanti intensitas di sana meningkat mau tidak mau ditarik semua. Tapi kalau intensitasnya cenderung menurun, nah mungkin nanti ada kalkulasi tersendiri dan itu juga nanti dibicarakan dengan WNI di sana,” tutupnya.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge