0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Elpiji Naik, Pedagang Arang Senang

dok.timlo.net/agung widodo
Pedagang arang di Pasar Bunder Sragen. (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Naiknya harga elipiji 3 Kg dalam beberapa pekan terakhir membawa berkah tersendiri bagi pedagang arang. Pasalnya, permintaan arang kayu milik sejumlah pedagang di Pasar Bunder Sragen meningkat.

Salah satu pedagang, Sarni (50), warga Dukuh Sugihan, Desa Dukuh, Kecamatan Tangen  menuturkan, permintaan arang kayu mencapai 30-40 karung pekan ini. Padahal, biasanya hanya menjual 10 karung.

Dia mengaku peningkatan permintaan arang dari pembeli tak lepas dari naiknya harga elpiji ukuran 3 Kg. Setiap gas elpiji langka atau naik, penjualan arang juga meningkat,” tuturnya belum lama ini.

Sarni mengatakan, sebelum ada kenaikan harga elpiji, dia hanya menjual sekitar 20 karung arang. Namun dengan banyaknya permintaan masyarakat, dia menambah stok hingga 50 karung.

Harga arang per karung dijualnya dengan harga  Rp 40 ribu. Sedangkan untuk ukuran arang plastik dijualnya dengan harga  Rp 4000-Rp 5000 per plastik.

Pedagang lain, Sadiyem (49) mengaku, pembeli arang rata-rata adalah penjual sate nasi  angkringan atau pedagang hik. Sementara sebagai dasar pembuatan arang biasanya dipakai kayu mahoni, akasia dan sonokeling.

Kalau jenis kayu itu bisa tahan lama, sehingga masyarakat memilih menggunakan arang,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge