0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Usai Transaksi Narkoba, Iwan Dicokok Petugas

dok.merdeka.com
Enam tersangka saat di Mapolsek Pademangan (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Polsek Pademangan, Jakarta Utara berhasil menangkap enam orang pelaku kejahatan narkoba jenis sabu. Keenam pelaku itu, yakni Sangiaji (32) , Hendra (40), Dodi Chairul (29), Iwan Saputra (41), Ansarul Huda (39), dan Ali Al Mahdi (38).

“Keenam pelaku yang diamankan merupakan hasil pengungkapan narkoba selama dua minggu terakhir. Keenamnya ditangkap di empat tempat yang berbeda, di antaranya di kawasan Kecamatan Tambora, Jakarta Barat dan di kawasan Rumah Sakit Pertamina Jakarta Timur,” ujar Kapolsek Pademangan, Kompol Benny Alamsyah, Rabu (1/4).

Benny menuturkan, satu pelaku, yakni Iwan Setiawan, tak menutup kemungkinan merupakan bagian dari sindikat internasional yang diungkap BNN dari beberapa waktu di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, hingga membuat tewasnya satu warga asing bernama Wiseng. Pasalnya, dari modus penyimpanan sabu, yang dilakukan dalam kotak Susu, Benny mengakui bahwa hal itu mirip dengan yang digerebek BNN lalu.

“Kepastian mungkin harus dilakukan penyidikan lebih lanjut. Tapi dari modus menyimpannya hampir mirip,” ujarnya.

Terungkapnya jaringan ini, lanjut Benny, berawal dari informasi masyarakat yang curiga akan adanya transaksi narkoba di kawasan itu. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya memantau pergerakan Iwan selama beberapa kali, sebelumnya tertangkap di depan Rumah Sakit Pertamina, Cempaka Putih, Jakarta Pusat ketika usai transaksi.

“Bagaimanapun juga keenamnya tak menutup satu jaringan. Karena pengungkapan narkoba itu merupakan satu pohon. Pihak kami masih mencari tahu siapa di balik peredaran bisnis mereka ini,” ujar Benny.

Dari enam pelaku tersebut polisi berhasil mengamankan berbagai jenis narkoba mulai dari sabu-sabu 193 gram, Ganja 5 gram, Putaw tiga gram, dan ekstasi puluhan butir. Selain itu polisi juga mengamankan empat jenis timbangan digital untuk narkoba, beberapa bungkus plastik putih bening, tiga jenis handphone, satu laptop, dan uang senilai Rp 20 juta yang diduga hasil penjualan.

“Atas perbuatannya keenam pelaku didakwa dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 132 ayat 2 Undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman maksimal hukuman mati,” tambahnya.

[rnd]

Sumber : Merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge