0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Perampas Truk Lintas Provinsi Dibekuk

dok.timlo.net/khalik
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Luthfi didampingi Kasubag Humas Polresta Solo, AKP Sis Raniwati bersama dengan Wakasat Reskrim Polresta Solo, AKP Ari Sumarwono dalam rilis perampasan truk di Mapolresta Solo, Rabu (1/4) siang. (dok.timlo.net/khalik)

Solo — Jajaran Polresta Solo berhasil membekuk dua tersangka jaringan perampasan truk lintas provinsi. Kedua tersangka berhasil dibekuk di kawasan Mojosongo, Jebres, Solo pada Rabu (1/4) dinihari. Mereka adalah Dwi Abdul Rahman alias Duwek (35) warga Teruk Lor RT 03/ RW 02 Trangsak, Gatak, Sukoharjo, dan Sulistiyono alias Yono (49) warga Karang tengah, Krisak, Wonogiri.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, peristiwa bermula saat Duwek melakukan aksi perampasan sebuah truk merk Mitsubhisi Canter 2001 dikawasan Samin, Gunung Kidul, Yogyakarta pada Senin (30/3) sekitar pukul 21.30 malam.

Setelah berhasil melumpuhkan pemilik truk bernama Nasrul alias Ujang warga Paya Kumbuh, Sumatera Barat, pelaku langsung melarikan truk bernopol BA 8347 MU kearah timur. Sementara, korban dengan dilakban diturunkan di sebuah hutan jati di kawasan Gunung Kidul.

“Tersangka nekat merampas truk di kawasan Gunung Kidul, DIY dan melarikan ke kawasan Mojosongo, Solo,” jelas Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Luthfi, Rabu (1/4).

Setelah berhasil lepas dari lakban, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak berwajib. Melihat arah truk melaju ketimur, aparat Polres Gunung Kidul memperkirakan pelaku larir ke arah Solo. Hingga akhirnya bekerja sama dan berhasil membekuk dua pelaku di kawasan Mojosongo.

“Jadi kita mendapat laporan dari pihak Gunung Kidul (Polres Gunung Kidul-red) terkait kejadian perampasan truk. Hingga akhirnya, kami tindak lanjuti serius dan berhasil menangkap keduanya,” ungkap Kapolresta.

Polisi berhasil menemukan, eksekutor perampas truk sekaligus perantaranya berkat informasi yang diperoleh. Hingga akhirnya, polisi melakukan penggerebekan dan berhasil menciduk dua tersangka. Sementara, kawanan tersangka yang lain, yakni SK, AT, TY dan GR saat penggerebekan berhasil kabur. Sempat terdengar suara tembakan saat penggerebekan dilakukan.

“Saat dilakukan penggerebekan dua tersangka ini bersama empat rekan mereka. Namun mereka berhasil kabur dengan mengendarai mobil. Tapi, pihak kami telah melakukan koordinasi dengan jajaran Polres lainnya untuk menangkap pelaku lainnya yang dimasukkan dalam daftar DPO,” papar Kapolresta.

Sementara itu, dari pengakuan pelaku, truk yang telah berhasil mereka gasak rencananya akan dijual seharga Rp 35 juta kepada seorang pembeli di kawasan Kartasura, Sukoharjo.

“Mau dijual. Hasilnya dibagi,” ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 368 KUHP tentang perampasan disertai kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge