0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tidak Ada Paksaan Dalam penggunaan Sikedes

Tidak Ada Paksaan Dalam penggunaan Sikedes (dok.timlo.net/aditya)

Klaten – Kabar tak sedap menimpa Asisten I Pemerintahan Pemkab Klaten, Purwanto Anggoro Cipto. Hal ini terkait program perangkat lunak (software) Sistem Informasi Keuangan Desa (Sikedes) yang marak disosialisasikan belakangan ini.

Purwanto menegaskan, tidak ada tekanan atau paksaan bagi pemerintah desa di wilayah Klaten untuk menggunakan software yang diklaim pengembangnya, yakni CV Ari Zahmi, untuk membatu pelaporan keuangan alokasi dana desa (ADD) tersebut.

“Sikedes sifatnya manasuka (sukarela, Red), tidak ada paksaan. Kalau Kepala Desa (Kades) merasa aplikasi itu baik, dan harganya oke, silakan saja. Sebaliknya, bila ada pengembang lain yang menawarkan aplikasi keuangan lainnya, dan Kades merasa tertarik, ya silakan dipakai. Tidak ada paksaan harus Sikedes,” tandasnya, Rabu (11/3).

Purwanto menceritakan, sosialisasi dan presentasi Sikedes oleh pihak pengembang pernah dilakukan di Gedung B2 Komplek Pemkab Klaten beberapa waktu lalu, yang dihadiri para camat.  Tujuannya agar membantu Pemdes untuk mengelola anggran desa, serta menyelesaikan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tepat waktu.

“Bermula dari sosialisasi itu, masing-masing camat mungkin mengkomunikasikan dengan para kades. Bahkan saat sosialisasi tersebut, harga penawarannya Rp 7 juta dan ada usulan dibayarkan melalui dana ADD,” ceritanya.

Disinggung pembayaran software seharga Rp 6 juta tersebut, sambung Purwanto, memang diambil dari ADD. Untuk penandatangan memorandum of understanding (MoU) langsung dilakukan Kades bersangkutan dengan pihak pengembang Sikedes, bukan oleh Pemkab atau Bapermas.

“Saya malah tidak tahu kalau harganya jadi Rp 6 juta. Mungkin ada nego antara pengembang dan Pemdes. Pasalnya, bila ada Kades yang tertarik dengan Sikedes, MoU dilakukan langsung antara CV Ari Zahmi, selaku pengembang, dengan kades bersangkutan,” urainya.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge