0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pelecehan Pegawai Pajak, Polresta Solo Klarifikasi 4 Saksi

Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Guntur Saputro (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pihak Polresta Solo melakukan klarifikasi empat saksi yang dinilai mengetahui kasus pelecehan seksual terhadap mantan pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jateng II, WR (38) yang diduga dilakukan mantan kepala kantor setempat. Petugas mengadendakan memanggil terlapor, Bambang Is Sutopo, untuk dimintai keterangan, dalam waktu dekat ini.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Guntur Saputro, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya baru-baru ini, mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi kepada empat saksi. Mereka merupakan pegawai perpajakan yang saat peristiwa terjadi tanggal 22 September 2012, dinilai mengetahui WR berada di ruang kerja Bambang. Hanya, saat ditanya hasil klarifikasi, Kasatreskrim, mengaku belum mengetahui. Petugas yang bersakutan belum melaporkan hasil permintaan klarifikasi kepadanya.

“Masih ada yang akan kami mintai klarifikasi, termasuk terlapor, Bapak Bambang (BIS-Red). Yang bersangkutan bertempat tinggal di Denpasar, Bali. Tapi hal itu tidak menjadi halangan buat kami. Undangan telah kami layangkan,” papar Kompol Guntur, Selasa (23/9).

Diberitakan sebelumnya, BHY (42) bersama istrinya WR (38) warga Karangasem RT 01 RW 08 Laweyan, Solo melaporkan BIS mantan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jateng II ke Polresta Solo pada 1 September lalu. BIS dilaporkan telah melakukan pelecehan terhaap WR yang saat ini bekerja sebagai Account Representatif Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Karanganyar itu dengan memeluk dan menciumnya secara paksa di ruang kerja Bambang diruang nya. Peristiwa tersebut terjadi sesaat sebelum WR meninggalkan ruang kerja BIS.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge