0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indonesia Apparel Production Expo Sapa Wong Solo

SABLON-Peserta pameran tengah memeragakan proses sablon kaos dalam gelaran Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2014 di Diamond Solo Convention Center, Jumat-Minggu (28-30/4) (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Gelaran akbar industri pakaian, Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2014 pekan ini menyapa wong Solo. Berbagai peralatan produksi pakaian teknologi terkini disajikan selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (28-30/3) di Diamond Solo Convention Center.

IAPE pada dasarnya merupakan pameran bisnis dan teknologi produksi pakaian yang menyajikan proses bisnis mulai dari hulu hingga hilir. Dalam hal ini mulai dari desain, produksi hingga penjualan produk jadi, sehingga tersaji rantai model bisnis yang komprehensif.

Tak hanya proses produksi pakaian saja yang ditampilkan, namun menurut perwakilan penyelenggara kegiatan, Bambang Supriyadi, pameran tersebut juga menyajikan proses produsi pakaian penunjang seperti aksesori.

“Pameran ini sebagai ajang mempertemukan pelaku industri pakaian, sehingga bisa terintegrasi,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela pameran. Tercatat ada 25 perusahaan produksi pakaian yang turut serta dalam IAPE 2014, di antaranya perusahaan kain, sablon, digital printing, mesin jahit, garmen hingga mesin bordir.

Selain itu, pameran bisnis dan teknologi produksi pakaian tersebut juga menghadirkan perusahaan penyedia teknologi produksi pakaian, bahan/material, aksesori dan kelengkapan lainnya. Sementara guna menyemarakkan acara, kegiatan yang menargetkan 3000 hingga 5000 pengunjung itu didukung berbagai kegiatan seperti seminar dan workshop yang berkaitan dengan produksi pakaian.

IAPE 2014 sendiri dijadwalkan digelar di beberapa kota besar Indonesia. Selain Solo, menurut Bambang Supriyadi, pameran akbar tersebut juga dihelat di Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan Palembang. Tak hanya menampilkan peralatan produksi pakaian untuk perusahaan besar, IAPE juga memamerkan peralatan produksi pakaian bagi industri rumah tangga.

Editor : Andi Penowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge