0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Camat Selogiri Minta Sedimentasi Waduk Krisak Kembali Dikeruk

- Timlo.net
dok.timlo.net/aris arianto

dok.timlo.net/aris arianto

Camat Selogiri, Bambang Haryanto

Wonogiri — Sedimentasi Waduk Krisak, Kecamatan Selogiri saat ini sangat tinggi. Pengerukan diperlukan agar daya tampungnya lebih maksimal sehingga dapat mengendalikan banjir.

“Dari pengerukan sedimentasi waduk Krisak beberapa waktu lalu dampaknya sangat terasa,nyatanya tidak ada banjir lagi di wilayah Kecamatan Selogiri ini,” jelas Camat Selogiri, Bambang Hariyanto, Minggu(23/2).

Namun, sedimentasi di waduk itu masih sangat tinggi. Oleh karenanya, pihaknya berharap agar pengerukan dilanjutkan lagi. “Tahun lalu, sebanyak 37.000 m3 sedimentasi dikeruk sehingga bisa menanggulangi banjir. Mudah-mudahan ada pengerukan lagi di wilayah kami,” harapnya.

Selain mengeruk waduk, dia juga berharap adanya perbaikan daerah-daerah irigasi di Selogiri. Sebab, Selogiri merupakan lumbung padi di Kabupaten Wonogiri.

“Produksi padi Selogiri mencapai 30% dari produksi padi di Kabupaten Wonogiri,” terangnya.

Sejumlah warga menuturkan, sedimentasi sangat jelas bila dibanding beberapa dekade lalu.Selain itu,warga juga meminta agar pemerintah melakukan uji kelayakan air waduk,pasalnya saat ini kondisi air waduk banyak sampah dan juga bangkai,mereka khawatir air waduk sudah tercemar.

“Sewaktu saya kecil, kami berani meloncat dari pohon untuk mandi di waduk. Sebab, kedalamannya bisa lebih dari lima meter. Tetapi sekarang tidak berani, pasti terantuk dasar waduk karena waduknya sudah dangkal,” kata salah seorang warga.


Editor : Marhaendra Wijanarko

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS