0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Kejari Sragen Klaim Tuntaskan 7 Kasus Korupsi

- Timlo.net
dok.timlo.net/agung

dok.timlo.net/agung

Kasie Pidsus Kejari Sragen, Moh Yasin.

Sragen — Dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2013 ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen mengklaim telah berhasil menuntaskan tujuh kasus korupsi di bumi sukowati.

Demikian juga para pelaku korupsi untuk 7 kasus tersebut telah menjalani hukuman berdasarkan vonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Tengah.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen, Moh Yasin, mengatakan, selama tahun 2013 ini, ada tujuh terdakwa perkara korupsi yang ditangani Kejari dan sudah mendapat vonis.

Ketujuh kasus korupsi itu di antaranya adalah; kasus korupsi kas daerah (Kasda) yang melibatkan mantan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Adi Dwijantoro; kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), oleh mantan Kepala SMP Negeri 2 Sukodono Sumantri; dan kasus korupsi tanah kas desa yang melibatkan mantan Kepala Desa Gringging, Supardi.

Sedangkan untuk 4 kasus korupsi lainnya juga sudah mendapat vonis dari pengadilan Tipikor, tapi terdakwanya masih mengajukan upaya hukum atau banding. Keemat kasus itu adalah; Sriyatun, terdakwa kasus korupsi BKK Karangmalang; Widodo dalam kasus kasda; Tukino dalam kasus bantuan sosial (bansos); dan kasus korupsi bansos mantan anggota DPRD Sragen, Alim Suratno.

“Semua ada tujuh kasus korupsi yang telah mendapat vonis. Tapi masih ada 4 terdakwa yang melakukan upaya hukum. Jadi untuk pengembalian kerugian negera 4 terdakwa itu masih nunggu inkrah,” kata Moh Yasin mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sragen, Victor Tampubolon kepada wartawan, Selasa (10/12).

 



Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS