0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Raba Paha Mahasiswi, Dosen Mercu Buana Dipecat

dok.merdeka.com

dok.merdeka.com

(Ilustrasi) Anak korban perkosaan

Timlo.net – Pihak Universitas Mercu Buana sudah bertindak responsif dengan memecat L (47), dosen Fakultas Ilmu Komputer terkait perbuatan amoral terhadap mahasiswinya, S (17). Namun, terkait tindakan hukum, pihak universitas menyerahkan sepenuhnya kepada korban.

“Kita sudah memberhentikan Pak S. Berkaitan dengan tindakan hukum, apa korban mau melapor ke polisi, sepenuhnya kita serahkan kepada mahasiswinya,” kata kata Rektor Universitas Mercu Buana Arissetyanto Nugroho kepada wartawan, Senin (2/12).

Arissetyanto mengaku pihak kampus terkejut dengan tindakan yang dilakukan L. Dari laporan yang diterimanya, pelaku dikenal sebagai pribadi yang supel kepada mahasiwa.

Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Universitas Mercu Buana Endi Rekarti mengatakan, sampai saat ini L masih shock atas perlakuan yang diterimanya. Jadi, pihak kampus belum meminta keterangan lengkap mengenai kronologi kejadiannya.

“Sekarang kita belum bisa lebih jelas lagi. Karena korban kan masih shock,” ujar dia.

Aksi amoral tersebut terjadi pada Sabtu (23/11) malam, saat S berniat mengajak L ke Sidang Umum Fasilkom yang diselenggarakan di Puncak, Bogor. Sidang Umum sendiri berlangsung sejak 22 hingga 24 November 2013.

“Si L dijemput di depan kampus Budi Luhur. Tapi bukannya dibawa ke puncak, si L malah dibawa ke tempat diskotek di Tanjung Priok,” ujar anggota kelembagaan Dewan Pertimbangan Mahasiswa Ilham Nugraha (23) saat ditemui di Mercu Buana.

Dari pengakuan L, lanjut Ilham, S dua kali meraba dirinya. Satu kali di dalam mobil saat dalam perjalanan menuju diskotek, satu lagi saat L keluar saat pulang.

“Si L diraba dari kepala, punggung, turun ke paha,” ujar dia. [hhw]

Sumber: merdeka.com

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS