0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Striker Timnas U-19 Jalani Operasi di RSI Kustati Solo

- Timlo.net
dok.timlo.net/aryo yusri atmaja

dok.timlo.net/aryo yusri atmaja

Sabeq Fahmi Fahrezi usai jalani operasi di RS Kustati Solo

Solo –  Salah satu punggawa Tim Nasional (Timnas) U-19, Sabeq Fahmi Fahrezi terbaring di Rumah Sakit Islam Kustati Solo, usai menjalani operasi pada otot kakinya. Operasinya sendiri telah dilakukan pada Senin (21/10) lalu, sehingga hari ini, Jumat (25/10) pemain asal Jember tersebut diperbolehkan pulang.

Sabeq mengalami cedera ketika dirinya tampil membela Timnas U-19 dalam kejuaraan di Hongkong bulan April lalu. Di semifinal menghadapi tuan rumah Hongkong, striker asal Jember United ini mengalami cedera dengan salah tumpuan saat mendarat. Alhasil ototnya sobek dan dirinya harus ditarik keluar oleh pelatih Indra Sjafri.

Timnya sendiri akhirnya keluar sebagai juara mengalahkan Singapura di partai puncak, Sabeq juga meraih penghargaan topskor dengan torehan tiga gol. Prestasi Sabeq bersama Tim Merah Putih sebenarnya berlangsung lama. Pemain berposisi striker ini merupakan pemain Indonesia pertama yang memborong 12 gol dalam satu pertandingan, yakni saat melumat Pakistan 25-0 di Iran pada 2012 bersama U-18 di Kejuaran Pelajar.

Sayang, prestasi gemilangnya harus dibayar mahal. Sabeq mengalami cedera pada bagian lututnya dan harus menjalani operasi. Salah satu punggawa Timnas U-23 sekaligus sahabat Sabeq, Bayu Gatra memintanya untuk melakukan operasi di RS Kustati di Kota Solo. Anjuran tersebut pun lantas diikuti Sabeq.

“Otot saya sobek, saat main di Hongkong lawan tuan rumah di final. Saat itu saya jatuh dan salah tumpuan. Atas anjuran Bayu Gatra, saya lakukan operasi di sini. Masuk hari Minggu, operasi Senin. Perkiraan dokter butuh waktu tiga bulan untuk penyembuhan, satu bulan lagi harus kontrol,” terang Sabeq saat ditemui wartawan, di Ruang As-Syifa kelas III A, RS Kustati, Jumat (25/10) siang.

Sabeq merupakan pemain inti asuhan Indra Sjafri, sebelum mengalami cedera parah. Atas kondisi cederanya, Indra Sjafri akhirnya menempatkan Muklis Hadi Ning Saifullah sebagai ujung tombak Timnas U-19, termasuk saat menjuarai Piala AFF di Sidoarjo beberapa waktu lalu. Kini Timnas U-19 telah mengantongi tiket di putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar, Sabeq pun berjanji ingin segera kembali bergabung bersama rekan-rekannya.

“Bila sudah sembuh pasti saya akan gabung. dengan teman-teman di Myanmar. Kemarin Coach Indra juga sudah telepon, memberikan saya motivasi dan meminta saya bergabung kalau sudah sembuh 100 persen,” pungkas siswa kelas III SMK Al Badri Kalisad Jember ini.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS