0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Sidang Dugaan Penggelapan

Dosen Pertanian Divonis 6 Bulan Penjara

- Timlo.net

Solo — Vonis kasus penggelapan uang senilai Rp 25 juta yang menyeret dosen non-aktif ¬†Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, Saiful Bahri (49) dibacakan hari ini Rabu (9/10) di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Warga Kalikepunton, Jagalan, Jebres, Solo ini divonis 6 bulan penjara, atas tuduhan percobaan penggelapan uang di CV Lymarais dengan jeratan  Pasal 374 jungto 153 KUHP tentang Penggelapan.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Eni Indriartini, dan hakim anggota Hari Tri, Sih Yuliartini ini berlangsung beberapa saat saja.

Perkara ini berawal pada 2010 lalu, ketika terdakwa diberi uang oleh Sylya Ahmad (47) warga Pasar Kliwon, Solo, sebesar Rp 25 juta untuk membuka toko elektronik. Lantaran berselisih, Sylya memutuskan tidak jadi membuka toko, dan meminta terdakwa untuk mengembalikan barang yang sudah terlanjur dibeli. Namun, hingga batas waktu tertentu terdakwa tidak mengembalikan barang-barang itu. Hingga akhirnya Sylya melaporkan terdakwa ke Polresta Solo, November 2011.

Menanggapi putusan ini, penasihat hukum terdakwa, YB Irpan mengatakan bahwa pihaknya menunggu ketegasan sikap dari terdakwa. “Jadi untuk sementara kami masih pikir-pikir dulu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS