0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Down For Life akan Luncurkan Himne Perang Akhir Pekan

- Timlo.net
Dok.Timlo.net/ Ist

Dok.Timlo.net/ Ist

Band metal, Down For Life

Solo – Sempat absen sejak peluncuran album pertamanya yang berjudul “Simponi Kebisingan Babi Neraka” pada tahun 2008 lalu, akhirnya Down For Life (DFL) resmi merilis album kedua. Sebanyak 10 lagu ditawarkan dalam album dengan titel “Himne Perang Akhir Pekan”.

Sepuluh lagu dalam album kedua yang dirilis band aliran metalcore ini adalah Prosa Kesetaraan, Air Udara Tanah Api, Tech(no)logic, Pesta Partai Barbar, Village to Previllage, One Town One Crown, Kami Adalah Api, Liturgi Penyesatan, The Counterfeit dan Pasukan Babi Neraka.

Namun, dalam album tersebut terekam 12 track lagu termasuk himne pembuka dan penutup.

Track lagu pertama, Prosa Kesetaraan kebetulan pas untuk item kemerdekaan 17 Agustus. Untuk Pasukan Babi Neraka jadi lagu yang terakhir. Ada sepuluh lagu tapi 12 track, ada intro dan outtro oleh paduan suara dari Gereja Banteng, Sleman Yogyakarta,” papar vokalis Down For Life, Stephanus Adjie, baru-baru ini.

Band asal Kota Bengawan degan formasi Stephanus Adjie (vokal), Ahmad “Jojo” Azhari (bass), Wahyu “Uziel” Jayadi (drum), Moses Rizky (gitar), Rio Baskara (gitar). Peluncuran album kedua ini rencanaya dihelat di Lapangan Kartopuran, tidak jauh dari markas DFL.

“Rencana launching Oktober di kandang sendiri, Lapangan Kartopuran. Berhubung The Think baru prepare Rock In Solo, kita undur, mungkin akhir November atau Oktober nanti. Setelah acara Rock In Solo,” bebernya.

Dipaparkan, materi album DFL tersebut merupakan lagu-lagu panggung. Sehingga akan selalu puas dinikmati pecinta lagu metalhead. Untuk itu, DFL tidak pernah mencap satu atau dua lagu ciptaannya sebagai lagu andalan. “Semuanya lagu andalan. Lagu DFL ini lagu panggung dan selalu enak dinikmati waktu aksi panggung,” tegas Adjie.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS