0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

BBM Naik, BSM Siswa Miskin Ditambah

- Timlo.net
dok.net/agung

dok.net/agung

Bantuan Siswa Miskin (BSM) akan mendapat tambahan menyusul kenaikan BBM.

Sragen — Siswa anak warga miskin akan menerima tambahan Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari pemerintah pusat. Kenaikan ini terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) belum lama ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Sragen, Joko Saryono mengungkapkan, kebijakan untuk menaikkan BSM tersebut berdasarkan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yang dilaksanakan mulai 1 Juli hingga 3 Juli 2013 lalu di Jakarta.

Rapat diikuti oleh seluruh kepala dinas pendidikan propinsi dan kepala dinas pendidikan kota/kabupaten seluruh Indonesia.

Menurut Joko, kriteria siswa penerima BSM tersebut adalah siswa yang orangtuanya telah memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Selain itu bagi mereka yang telah terdaftar sebagai Program Keluarga Harapan (PKH) dan yatim piatu. Namun demikian siswa yang orangtuanya belum memiliki KPS masih bisa dimasukkan sebagai calon penerima BSM.

“Pendataan kedua dilakukan untuk siswa yang belum memiliki KPS dengan kriteria terancam putus sekolah, mempunyai kelainan fisik dan mengalami musibah yang berkepanjangan, orangtuanya terkena PHK. Intinya semua siswa dari keluarga miskin akan mendapat BSM,” terang Joko Saryono ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (4/7).

Joko menerangkan, jumlah siswa penerima BSM tambahan akibat kenaikan BBM ini masing-masing berbeda untuk tingkatan sekolah. Untuk tingkat SD/MI akan mendapat tambahan sebesar Rp 245.000/semester, untuk siswa SMP/MTs sebesar Rp 300.ooo/semester dan untuk siswa SMA/SMK/MA sebesar Rp 200.000.

Namun, Joko belum bisa mengatakan jumlah keseluruhan penerima BSM di bumi sukowati. Pihaknya berencana akan segera mengumpulkan seluruh kepala sekolah untuk melakukan pendataan dan verifikasi penerima BSM di sekolah masing-masing.

“Saya akan mengundang semua kepala sekolah untuk sosialisasi dan pendataan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS