0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Olah TKP Kecelakaan, Satlantas Boyolali Gandeng Polda

- Timlo.net
dok.timlo.net/nanin

dok.timlo.net/nanin

(Ilustrasi) Polisi olah TKP kasus kecelakaan lalu lintas

Boyolali – Jajaran Satlantas Polres Boyolali terus melakukan pengembangan penyelidikan kecelakaan karambol yang melibatkan bus PO Budi Jaya mengalami rem blong di pertigaan Ngangkruk, Banyudono dan menabrak empat mobil, tiga di antaranya mengalami rusak parah.

Olah TKP dilakukan bekerjasama dengan petugas dari Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Dirlantas Polda Jateng melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Selasa (23/4).

Olah TKP dengan menggunakan alat PhotoGrametri atau rekam jeja dan dipimpin langsung Kasubdit Gakkum, AKBP Kinkin Winisudo dan Kasi Laka, Kompol Wahyu. Ikut serta sejumlah anggotanya dari Traffic Accident Analisys (TAA) Polda Jateng. Serta Kasatlantas Polres Boyolali AKP Hendrawan Hasan, Kanit Laka Iptu M Arifin bersama sejumlah anggotanya.

Kasatlantas AKP Hendrawan Hasan mengatakan, olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan metode Grametri ini untuk merekam jejak peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Minggu (21/4) lalu.

“Olah TKP ini untuk rekam jejak dalam peristiwa kecelakaan tersebut,nantinya akan kita dapatkan bukti-bukti baru,kita gabungkan dengan keterangan tersangka” ujar AKP Hendrawan Hasan, di sela-sela olah TKP.

Dari olah TKP ini, diharapkan dapat diketahui gambaran tentang kejadian kecelakaan yang mengakibatkan satu orang luka berat dan tiga orang luka-luka tersebut. Baik sesaat sebelum kejadian, saat kejadian dan pasca terjadi kecelakaan. Dari olah TKP dengan metode ini juga akan diketahui kecepatan kendaraan saat terjadi kecelakaan.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan karambol terjadi di ruas jalan Solo-Semarang, tepatnya di traffic light pertigaan Ngangkruk, Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono, Boyolali sekitar pukul 08.30 Minggu (21/4). Bus Pariwisata PO Budi Jaya yang melaju dari arah Semarang menuju Solo, menghantam empat mobil di depannya saat lampu traffic light menunjukkan menyala merah. Diduga, bus bernomor polisi H 1734 CA itu mengalami rem blong. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS