• Kamis, 24 Mei 2012
Bank Jateng Harus Jadi Regional Champion

Kredit Investasi Minus

Andi Penowo - Timlo.net
Senin, 24 Januari 2011 | 06:46 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Pemimpin Kantor Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono

Solo – Kredit investasi di wilayah Soloraya belum menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, bahkan malah minus sepuluh persen. Pasalnya, sejumlah perbankan masih menilai kredit investasi penuh risiko.

Hal tersebut diakui, Pemimpin Kantor Bank Indonesia Solo, Doni P Joewono, usai mengikuti acara Penarikan Undian Tabungan Bima Bank Jateng, di Taman Balekambang, Minggu (23/1). “Ini karena untuk pabrik, khususnya pengadaan infrastruktur dari segi nominal cukup besar. Apalagi analisis kelayakan dan analisis pengembalian sulit. Karena itu kadang-kadang bank komersial tidak mau mengambil risiko,” terangnya.

Mengingat Bank Jateng merupakan aset daerah, maka pihaknya menyarankan agar bank tersebut mampu mengambil porsi penuh dalam pengucuran kredit investasi. Bukan hanya berorientasi pada penyaluran kredit konsumsi yang biasanya untuk pegawai, namun juga untuk industri-industri besar.

Doni menilai, saat ini Bank Jateng telah melaksanakan fungsinya, namun tidak maksimal. Untuk itu, kata dia, Bank Jateng harus meningkatkan perannya karena lebih mengetahui kondisi dan kebutuhan di daerah masing-masing, sehingga bisa memberikan kredit. “Perlu adanya dukungan pemerintah kota dan pemerintah provinsi agar Bank Jateng mampu menjadi Regional Champion,” pungkasnya.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125