0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DBD Masih Mewabah, Dinkes Klaten Galakkan Fogging

Untuk mengatasi DBD, dilakukan fogging atau pengasapan. (Foto Ilustrasi). (dok.timlo.net)

KLaten — Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten kembali menggalakkan fogging atau pengasapan untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk Aedes Aegypti. Salah satunya dilakukan di Desa Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah, Kamis (21/3).

Menurut Ketua RT Jamalan Lor Ninik (40) tindakan fogging terpaksa dilakukan menyusul adanya salah satu warga yang terjangkit penyakit demam berdarah hingga masuk ICU di salah satu rumah sakit. “Dengan tindakan fogging yang dilakukan kedua kalinya ini diharapkan dapat mengurangi penyebaran penyakit demam berdarah di Desa Tonggalan,” ungkap Ninik.

Selain fogging dari Dinas Kesehatan, warga setempat secara rutin juga melakukan berbagai kegiatan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah di Desa Tonggalan. “Warga setempat selalu mengadakan kerja bhakti membersihkan tempat-tempat yang disinyalir digunakan sebagai sarang nyamuk serta melakukan hidup bersih di lingkungan rumah masing-masing,” tambah Ninik.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Klaten Rony Roekminto, mengungkapkan sebenarnya fogging kurang efektif untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypt, karena hanya nyamuk dewasa saja yang terbunuh sedangkan jentiknya tetap hidup. Sedangkan yang paling efektif adalah dengan gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), yaitu dengan melakukan 3 M, Menutup tempat penyimpanan air, Menguras tempat penyimpanan air dan Mengubur sampak plastik yang bisa menampung air.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge