0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Diduga Kepleset, Gadis Epilepsi Tewas di Parit

- Timlo.net
dok.timlo.net/rori

dok.timlo.net/rori

Petugas tengah mengidentifikasi korban tewas yang diduga akibat terpeleset di parit

Klaten – Warga Dukuh Kalangan, Desa Ketitang, Juwiring, Klaten, Selasa (19/3) sekitar jam 07.00 WIB digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di parit. Saat ditemukan, kondisi mayat sudah mengenaskan.

Korban diketahui bernama Riani (24), warga Dukuh Kredangan, Desa Ngolodono, Karangdowo, Klaten. Menurut salah satu saksi mata, Juremi, awalnya mayat tersebyt dikira sampah. Namun karena sudah tercium bau yang kurang sedap, lalu ia  mendekati, dan ternyata mayat orang. Kasus penemuan mayat ini langsung dilaporkan ke Polsek Juwiring.

Banyaknya warga yang menonton mayat korban di TKP, mengakibatkan Jalan Juwiring-Sukoharjo macet, sehingga petugas langsung mengevakuasi korban dari TKP dan dibawa ke mobil patroli polisi.

Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kapolsek Juwiring AKP I Wayan Nartha mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan sehingga disimpulkan korban tewas akibat murni kecelakaan.

“Diduga korban meninggal karena penyakit epilepsinya kambuh dan terjatuh ke parit hingga tewas. Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata AKP I Wayan Nartha.

Sementara Waluyo, ayah korban yang juga menyaksikan proses evakuasi anaknya, mengungkapkan korban sudah pergi dari rumah sejak hari Minggu (17/3) lalu. Pihak keluarga sudah mencari dimana-mana tak tahunya sudah meninggal.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS