0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Optimalisasi Dana Pemeliharaan Klewer, DPP Diminta Komunikasi dengan Pedagang

- Timlo.net
dok.timlo.net/red

dok.timlo.net/red

Pasar Klewer Solo

Solo –  Jajaran Komisi III DPRD Solo meminta Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo agar berkomunkasi dengan pedagang Pasar Klewer terkait prioritas pemeliharaan. Hal tersebut perlu dilakukan agar anggaran pemeliharaan yang sudah dialokasikan bisa lebih terfokuskan.

Ketua Komisi III Honda Hendarto mengatakan di APBD 2013, pihaknya menanggarkan dana  pemeliharaan Pasar Klewer senilai Rp500 juta. Anggaran tersebut, lebih besar dibanding alokasi anggaran guna pemeliharaan di tahun sebelumnya. “Di APBD 2012 lalu kurang lebih hanya Rp300 juta. Sekarang memang lebih tinggi dibanding tahun lalu,” katanya, Senin (18/2) di DPRD Solo.

Honda menyatakan meski dana pemeliharaan tahun ini lebih besar, nilainya tetap tidak sebesar nilai pemeliharaan dari proposal yang diajukan oleh Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK). Hal ini karena proposal yang diajukan guna pemeliharaan mencapai Rp900 juta  “Tentu kalau sampai segitu tidak cukup dari APBD. Makanya, kami meminta kepada DPP agar mengundang pihak terkait (HPPK) agar mencermati yang menjadi terprioritas. Jadi, jangan terpecah-pecah pengerjaannya,” bebernya.

Dari proposal yang diajukan oleh HPPK sejumlah bagian yang menjadi prioritas untuk perbaikan di antaranya kontruksi atap, perbaikan gording yang keropos, penggantian usuk serta berkaratnya kuda baja. Selain itu, dalam pelaksanaan pemeliharaan pasar tersebut, pihaknya juga berharap agar proses pengerjaan sesuai dokumen proyek. Selain itu, proyek juga diharapan tranparan dengan memaparkan seluruh pekerjaan kepada pedagang. “Ya biar pedagang ikut mengawasi,” ujarnya.

Sementara, anggota Komisi III DPRD Abdullah AA, mengungkapkan proposal terkait pemeliharaan Pasar Klewer tahun ini memang berasal dari usulan HPPK. “Hal itu berarti pedagang sudah paham apa yang menjadi  kebutuhan yang mendesak. Untuk itu, kami menggaris bawahi agar DPP berkomunikasi dengan HPPK agar ke lapangan untuk melihat dengan mata telanjang mana-mana yang menjaid prioritas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS