0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Pileg 2014, Kursi DPRD Wonogiri Berkurang 5

- Timlo.net
dok.timlo.net/aris arianto

dok.timlo.net/aris arianto

Suasana rakor pembahasan teknis kampanye di Wonogiri.

Wonogiri – Kuota kursi legislatif DPRD Wonogiri hasil Pileg (Pemilu Legislatif) 2014 mendatang dipastikan mengalami pengurangan. Sebelumnya, dijatah 50 kursi, kini menyusut 5 kursi menjadi 45.

Pengurangan ini lantaran jumlah penduduk berhak pilih di Wonogiri menyusut. Dari semula 1,2 juta menjadi 800-an jiwa. Berdasarkan regulasi, jumlah jiwa berhak pilih antara 500 ribu sampai 1 juta mendapat jatah 45 kursi DPRD.

Tak ayal, penyusutan jumlah ini dipertanyakan kalangan parpol (partai politik). Mereka jelas-jelas merasa dirugikan dengan berkurangnya penduduk kisaran 400 ribu jiwa yang berujung pada penyusutan kuota kursi.

Ketua DPC PPP Wonogiri, Anding Sukiman dalam rapat koordinasi pembahasan regulasi pelaksanaan kampanye Pemilu 2014 di aula KPU Wonogiri, Selasa (22/1) mengaku heran. “Kok bisa terjadi adanya penyusutan data. Padahal sumbernya sama. Logikanya kan semestinya sama. Berarti ada yang keliru ini,” tandasnya.

Ketua KPUD Wonogiri Joko Purnomo membenarkan, sumber data terkait jumlah penduduk di Wonogiri sama, yakni dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Hanya saja, data penduduk yang digunakan untuk menentukan jumlah kuota kursi adalah atas Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) Kabupaten Wonogiri yang diterbitkan oleh Kemendagri.

“Memang ada penyusutan sekitar 400 ribu jiwa, selisih angka itu mungkin ada koreksi dari Kemendagri, tapi apa yang dikoreksi, jujur saya tidak paham,” ungkap Joko Purnomo.

Menurut Joko, jumlah penduduk di Wonogiri berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Wonogiri sebanyak 1,2 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan DAK2 yang diterbitkan Kemendagri sejumlah 842.708 jiwa.


  • Berita Terkait

    Komentar Anda

    Tinggalkan Pesan

    *

    KEMBALI KE ATAS