0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

3 Gubernur Lepas Jenazah Moenadi

- Timlo.net
timlo.net - dhefi

timlo.net - dhefi

Upacara pemakaman Mantan Gubernur Jateng, Mayjen (Purn) TNI Moenadi

Solo – Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Mayjen (Purn) Mardiyanto memimpin upacara pelepasan jenazah mantan Gubernur Jateng Mayjen (Purn) TNI HM Moenadi di rumah duka, Jl Menteri Supeno No 12, Manahan, Solo, Senin (14/1) siang. Mantan gubernur periode 1965-1974 tersebut wafat Sabtu (12/1) dalam usia 90 tahun.

Prosesi upacara pelepasan jenazah Almarhum HM Moenadi dilakukan secara militer. Jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti, Jurug, Solo.

Selain dihadiri Mardiyanto (Gubernur Jateng periode 1998 – 2007), upacara pelepasan jenazah Almarhum Munadi juga dihadiri Bibit Waluyo (Gubernur Jateng sekarang) dan Soewardi (Gubernur JatengĀ  periode 1993 – 1998).

“Beliau merupakan seorang tokoh pejuang yang tangguh, disiplin dan profesional dalam menjalankan tugasnya,” kata Gubernur dalam kata pelepasannya. Menurutnya, semasa menjadi gubernur, Moenadi banyak memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Jateng.

Sementara, Walikota Solo Hadi Rudyatmo mengungkapkan, Pemkot merasa kehilangan atas wafatnya Moenadi. “Atas nama Pemkot dan warga Solo, kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya,” ungkap Rudy, sapaan Walikota.

Sebelumnya, Moenadi sempat dirawat di RS Panti Waluyo pada Jumat (4/1) hingga Rabu (9/1). Sepulang dari rumah sakit, kondisi Moenadi terus mengalami penurunan hingga akhirnya meninggal dunia.

Almarhum meninggalkan seorang istri, 3 putri dan 9 orang cucu. Selama bertugas menjadi TNI, Moenadi pernah mendapatkan penghargaan Bintang Legiun Veteran RI pada tahun 1989 dan Lencana Melati.

Berita Terkait

Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS