0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

2 Taman Pinggir Bengawan Solo Terbengkalai

- Timlo.net
dok.timlo.net/achmad khalik

dok.timlo.net/achmad khalik

Urban forest di Solo

Solo – Kawasan urban forest Kelurahan Pucangsawit, Jebres, Solo terancam terbengkalai. Di tahun anggaran 2013 ini tidak ada alokasi dana perawatan bagi taman yang terletak di area bantaran sungai Bengawan Solo tersebut.

Beberapa hari lalu, saat intensitas Bengawan Solo meningkat, 3 lokasi urban forest yang letaknya saling berdekatan itu tergenang air sungai yang meluap. Dampaknya, sejumlah fasilitas di dalam taman menjadi berantakan.

Tak hanya itu, sejumlah tanaman juga ikut rusak karena terjangan banjir. “Dari 3 urban forest, yang masih dalam masa pemeliharaan hanya urban forest 3. Sementara urban forest 1 dan 2 sudah habis masa pemeliharaannya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup dan Konservasi Sumber Daya Alam (PKLH dan KSDA) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota solo, Luluk Nurhayati kepada wartawan, Kamis (10/1).

Sebenarnya, dana pemeliharaan urban forest sudah diusulkan dalam APBD 2013. Namun kala itu, usulan tersebut dicoret oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Usulan itu meliputi pengadaan tenaga kebersihan, pemasangan titik-titik lampu dan alat-alat untuk perawatan tanaman.

Sementara untuk urban forest 3 statusnya kini masih dalam masa pemeliharaan yang ditanggung oleh kontraktor. “Masa pemeliharaan selama 6 bulan, mulai dari November 2012 sampai Mei 2013 ini,” tuturnya.

Meski tidak ada alokasi anggaran untuk perawatan dan pemeliharaan pada urban forest, namun Pemkot masih akan membangun satu lagi urban forest. Lokasi pembangunan urban forest 4 sudah direncanakan, yakni di sebelah selatan Pintu Air Putat, Kelurahan Sewu, Jebres.

“Setelah ini diratakan, akan kita bangun urban forest sebagai ruang terbuka hijau dan tangkapan air untuk mengurangi luapan banjir,” kata Walikota Solo Hadi Rudyatmo saat meninjau lokasi urban forest.

Kawasan yang akan dibangun urban forest 4 terletak pada lahan seluas 5000 meter persegi. Kawasan ini sebelumnya dihuni oleh warga bantaran sungai yang kini sudah direlokasi.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS