0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Pertumbuhan Kelas Menengah, Peluang Emas Industri Perhotelan

- Timlo.net
Dok. Timlo.net/Andi Penowo

Dok. Timlo.net/Andi Penowo

PRESENTASI-Direktur PT Grahamulya Wirastama (owning company The Sunan Hotel Solo), Dicky Sumarsono CHA menyampaikan presentasi dalam seminar sehari bertajuk 'Leading Change in A Dynamic Environment', Kamis (10/1)

Solo – Bertumbuhnya jumlah kelas menengah yang saat ini mencapai 134 juta jiwa, diyakini bakal mendatangkan pengaruh signifikan bagi perkembangan bisnis Tanah Air. Apalagi mayoritas populasi dari kelas ini lebih suka membeli produk dalam negeri, sehingga kondisi tersebut menjadi peluang emas bagi pelaku jasa perhotelan.

Demikian disampaikan Direktur PT Grahamulya Wirastama (owning company The Sunan Hotel Solo), Dicky Sumarsono CHA dalam gelaran seminar sehari bertajuk ‘Leading Change in A Dynamic Environment’, di salah satu rumah makan di kawasan Jl Adisucipto, Kamis (10/1).

Memang tak bisa dipungkiri belakangan landscape bisnis telah berubah. Saat ini telah terjadi pelebaran pasar kelas menengah dan menurut hasil riset AC Nelson sebanyak 80 persen kelas menengah lebih suka membeli produk dalam negeri.

Kondisi demikian, menurut Dicky, jelas sangat menguntungkan bagi pelaku industri domestik. Oleh sebab itu, tepat kiranya jika pelaku jasa perhotelan menangkap peluang ini sebagai upaya untuk mengerek pertumbuhan bisnis.

Sebagai gambaran, kalangan marketer alias pelaku pemasaran harus bisa membuat long term dialogue melalui managing customer secara terencana. Termasuk dengan memahami perilaku belanja kelas menengah ke atas. Di sisi lain guna menggaet pasar, pemasar juga harus bisa berpikir mega.

Dalam seminar yang diikuti jajaran department head, asisten dan tim pemasaran The Sunan Hotel Solo ini, Dicky juga memaparkan tentang pentingnya kreativitas untuk membuat konsumen tertarik dengan produk yang ditawarkan. Kendati demikian, tetap diperlukan prinsip kehati-hatian dalam melakukan inovasi. Pasalnya, tidak semua inovasi yang ditawarkan bisa diterima baik konsumen.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS