• Kamis, 24 Mei 2012
Kembangkan Potensi Wisata

2011, 30 Event Budaya Bakal Digelar

Andi Penowo - Timlo.net
Jumat, 17 Desember 2010 | 23:27 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sedianya bakal menggelar sekira 30 event budaya pada 2011 mendatang. Berbagai perhelatan akbar akan disajikan di hadapan publik guna pengembangan potensi wisata Kota Bengawan.

Solo Batik Carnival (SBC) yang telah dihelat tiga tahun berturut-turut, pada 2011 mendatang akan tetap dijadikan ikon kota guna menyedot kunjungan wisatawan. SBC sendiri digelar untuk mengangkat citra Batik Solo di kancah domestik maupun manca negara.

Demikian pula Solo International Performing Art (SIPA), sebuah pentas seni pertunjukan intangible heritage (kekayaan pusaka nonbendawi-red) akan kembali dipertontonkan. Grebeg Sudiro juga tak luput dari perhatian Pemkot. Acara yang digelar untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek tersebut juga turut mengisi Calendar of Cultural Event Solo 2011. Dalam acara tersebut, gunungan dari ribuan kue keranjang dikirab di sekitar Pasar Gede serta dimeriahkan dengan aksi liong dan barongsai.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta, Purnomo Subagyo, di hadapan wartawan, menyampaikan selain sejumlah event yang biasa digelar, Pemkot juga akan menyajikan beberapa pertunjukan baru. Pertunjukan yang dimaksud di antaranya Solo Batik Fashion, Solo Culinary Festival dan Kemah Budaya yang sedianya digelar pada Juli 2011 mendatang.

Dijelaskannya, Solo Batik Fashion menampilkan pertunjukan busana berbahan dasar batik dari para desainer. Adapun Solo Culinary Festival merupakan ekspose keanekaragaman makanan dan khas Jawa, khususnya Solo. Ditampilkan pula makanan khas daerah lain di Indonesia serta dari manca negara. “Kemah Budaya merupakan bentuk pembelajaran kemandirian pelajar sekolah SD sampai SMA dalam nuansa budaya,” jelas Purnomo, Jumat (17/12).

Selain event budaya tersebut, Pemkot juga akan tetap menggelar sejumlah event tahunan,  seperti Sekaten, Grebeg Mulud, Solo Karnaval, Festival Kethoprak, Mahesa Lawung, Solo Menari, Festival Dolanan Bocah, Malem Selikuran, Grebeg Poso, Pekan Syawalan Jurug, Bakdan ing Balekambang, Bengawan Solo Gethek Festival, Grebeg Besar, Kirab Malam 1 Sura, dan sebagainya.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm