0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Sering Sakit Kepala? Hindari Makanan Berikut!

- Timlo.net
Dok:Timlo.net/Abednego Afriadi

Dok:Timlo.net/Abednego Afriadi

(Ilustrasi) Coklat dahulu digunakan untuk bahan minuman dan saus di Meksiko Kuno.

Timlo.net – Sering sakit kepala padahal sudah minum obat? Ternyata perubahan pola makan dan beberapa makanan bisa memicu sakit kepala atau migrain.

Sakit kepala adalah rasa tidak nyaman atau sensasi yang terasa seperti tekanan di kepala. Sementara migrain adalah sebuah  jenis sakit kepala umum yang biasanya terjadi di satu sisi kepala.

Ahli diet Dr Sunita Dube setuju bahwa pola makan seseorang bisa mempengaruhi kesehatan kepala. “Sejarah keluarga akan adanya migrain, terlepas dari stress, makanan dan minuman bisa menjadi penyebabnya. Bahkan makanan dan minuman tertentu merupakan penyebab dari 30 persen kasus sakit kepala. Jika Anda mempertimbangkan beberapa pemicu seperti perubahan hormon, stres, kebiasaan tidur dan depresi, maka persentasenya sebenarnya lebih tinggi,” ujarnya.

Salah satu alasan paling umum dari sakit kepala dari perubahan pola makan adalah saat seseorang beralih ke pola makan rendah kalori seketika. Konsultan nutrisi Niti Desai setuju akan hal ini, “Perubahan pola makan ini bisa menimbulkan sakit kepala, terutama jika dalam diet Anda mengurangi asupan karbohidrat sepenuhnya. Otak bisa menggunakan karbohidrat sebagai bahan bakar. Sakit kepala juga bisa terjadi karena level gula darah yang rendah. Juga, jika Anda melewatkan sarapan atau jarak antara waktu makan cukup panjang. Bahkan konsumsi air yang rendah juga bisa memicu sakit kepala.”

Salah satu penyebab kenapa makanan dan minuman tertentu bisa menyebabkan kita sakit kepala adalah karena adanya tyramine. Tyramine adalah sebuah zat asam yang dianggap sebagai pemicu sakit kepala dengan cara mengurangi level serotonin di dalam otak dan menyebabkan pelebaran pembuluh darah. Berikut daftar makanan yang mengandung tyramine:

Minuman beralkohol

Dr Dube berkata bahwa anggur merah mengandung tyramine, phytochemicals disebut phenol, yang bisa menjadi pemicu. Bagi beberapa orang meminum segala jenis alkohol bisa menyebabkan migrain. Sementara bagi yang lain minuman seperti bir, whiskey, dan anggur bisa mengurangi level serotonin (hormon kebahagiaan) di dalam otak dan menyebabkan migrain.

Coklat

Makanan ini bisa menjadi penyebab migrain karena mereka juga mengandung tyramine. Tapi di saat bersamaan, beberapa wanita cenderung mengidam coklat selama stress dan mengalami perubahan hormonal. Hal ini bisa menjadi penyebab migrain yang mereka alami. Jumlah coklat yang kita makan juga bisa menjadi masalah.

Kopi

Hal yang patut diperhatikan bahwa bila seseorang menghentikan konsumsi kopi seketika, mereka bisa mengalami sakit kepala parah. Ahli nutrisi klinis Dr Nupur Krishnan menjelaskan,” Kopi bersifat agak adiktif dan secara sementara meningkatkan kesadaran mental dan konsentrasi. Penghentian konsumsi kopi yang tiba-tiba sering menyebabkan sakit kepala, iritasi dan gejala lain yang bervariasi tergantung masing-masing orang.”
Sebagai contohnya, orang yang sensitif terhadap kafein akan mengalami sakit kepala saat minum kopi. Sementara bagi orang lain, minum kopi bisa meredakan sakit kepala karena kafein melegakan pembuluh darah di kepala.

Gula

Gula alami penting karena semua tumbuhan dan hewan menyimpan gula sebagai energi secara kimiawi. Semua jenis gula alami menyediakan nilai energi yang sama-empat kalori per gram. Gula alami lebih baik dari pemanis buatan. Desai berkata bahwa hanya sedikit orang yang alergi terhadap pemanis dan mengalami sakit kepala. Tapi masalah ini lebih umum dialami bila kita mengkonsumsi pemanis aspartame.

Makanan lain yang bisa menyebabkan sakit kepala adalah keju dan beberapa daging olahan serta anggur merah.

Jika Anda mengalami rasa sakit kepala yang terus menerus, cobalah kunjungi dokter dan berkonsultasi mengenai kemungkinan makanan dan minuman tertentu sebagai penyebabnya.

Sumber: The Times of India.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS