Jarpuk Kembangkan Batik Warna Alam
Solo –Dalam tiga bulan terakhir Jaringan Perempuan Usaha Kecil (Jarpuk) Ngudi Lestari Solo mengembangkan batik warna alam. Inovasi ini dilakukan lantaran saat ini pangsa pasar kain batik mengarah pada tren warna alam.
Selama dua tahun terakhir, permintaan batik warna alam di sejumlah daerah mengalami pertumbuhan. Tuntutan pasar yang cenderung memilih produk-produk alami membuat para produsen memanfaatkan daun indigo, tingi juga jalawe sebagai pewarna batik. Melihat potensi pasar yang cukup dinamis, sejak September 2010 lalu Jarpuk Ngudi Lestari Solo mencoba membidik tren pasar dengan mengembangkan berbagai inovasi batik warna alam.
Sebagaimana dikemukakan Ketua Jarpuk Ngudi Lestari Solo, Dra Sujanti Charles Suharto, batik warna alam dalam dua tahun terakhir banyak diminati sejumlah masyarakat di berbagai daerah. Pangsa pasar di Solo sendiri saat ini juga cukup bagus dilihat dari banyaknya permintaan batik warna alam. “Melihat tren pasar di berbagai daerah, maka sejak lebaran lalu kami mengembangkan batik warna alam,” katanya, kepada Timlo.net, di sela-sela Rapat Kerja Jarpuk 2010, di Kantor Kecamatan Pasar Kliwon.
Untuk memperluas pasar, Sujanti mengaku, Jarpuk Ngudi Lestari bersama Disperindag serta Dinas Koperasi dan UMKM Pemkot Solo mengikuti ajang pameran di sejumlah daerah di Indonesia. Pihaknya cukup optimis batik warna alam produksi Jarpuk Ngudi Lestari dapat bersaing dengan produk-produk sejenis. Menurut dia, batik Solo telah memiliki brand tersendiri sehingga akan mampu eksis di pasar.
“Ada brand Solo sendiri, sehingga nggak ada masalah dengan produk lain yang penting menjaga mutu dan kualitas,” pungkas Sujanti, Kamis (18/11).
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Car Free Day kok Sepi?
- Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
- Buku Bergambar Nabi Muhammad...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...