0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Bantu Korban Merapi

FKPPI Terjunkan Tim Peduli Merapi

- Timlo.net

Solo – Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Soloraya  menerjunkan 150 anggota Tim Peduli Merapi guna menyerahkan sejumlah bantuan bagi para pengungsi korban bencana erupsi Gunung Merapi, Minggu (14/11). Selain penyerahan bantuan logistik maupun dana, sedianya tim tersebut juga akan menggelar acara hiburan dan bimbingan konseling bagi pengungsi, khususnya di wilayah Klaten.

Koordinator Tim Peduli Merapi FKPPI Soloraya, MT Heru Buwono SH, ditemui Timlo.net, di sela-sela acara pemberangkatan, menyampaikan Tim Peduli Merapi selama satu hari satu malam menyelenggarakan bakti sosial bagi para pengungsi di tiga titik wilayah Klaten, yakni di GOR Gelarsena, gedung DPRD dan Dodiklatpur. Adapun sejumlah bantuan yang diserahkan di antaranya dua truk logistik serta dana sekira Rp 15 juta.

Selain penyerahan bantuan, lanjut Heru, Tim Peduli Merapi FKPPI Soloraya juga membawa satu kontainer perlengkapan hiburan. Di lokasi, tim menggelar hiburan campursari dan pertunjukan kethoprak. Sementara untuk upaya pemulihan trauma akibat bencana, dikatakannya, tim akan memberi bimbingan konseling bagi para korban.

“Sebelumnya FKPPI juga telah menerjunkan tim relawan ke Boyolali untuk membantu evakuasi dan penyerahan bantuan logistik. Sementara untuk di Klaten FKPPI menerjunkan 30 relawan,” tutur Heru.

Kasdim 0735 Surakarta, Mayor Infanteri Triyantoro, menambahkan FKPPI telah beberapa kali menyelenggarakan bakti sosial bagi korban bencana seperti ketika gempa di Klaten pada 2006 lalu.

Tim Peduli Merapi FKPPI Soloraya diberangkatkan dari Kodim Surakarta pada pukul 13.55 WIB. Sebelumnya dilakukan upacara pelepasan yang dipimpin oleh Komandan Kodim Surakarta, Letkol Infanteri Agus Subiyanto. Pada kesempatan tersebut, Agus Subiyanto menyampaikan pada malam sebelumnya pihaknya telah melakukan kroscek ke lokasi tujuan. Diungkapkannya, terjadi penumpukan logistik di Dodiklatpur sehingga tidak terdistribusi secara optimal.

“Untuk itu harus dilakukan koordinasi agar bantuan dapat tepat sasaran. Jangan sampai bantuan tidak terdistribusi pada yang memerlukan,” imbuhnya.  

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS