0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Ancaman Lahar Dingin Merapi

BPBD: Rehab Dam Kali Woro Butuh Rp 52 Miliar

- Timlo.net
Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto

Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto

Salah satu Dam di alur Kali Woro, Kemalang, Klaten

Klaten - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten mengajukan anggaran Rp 52 miliar untuk merehab dam penahan lahar dingin di Kali Woro, Kecamatan Kemalang dan Manisrenggo, Klaten. Rehab mendesak dilakukan mengingat kondisi beberapa dam telah rusak.

“Usulan anggaran Rp 52 miliar sudah kami ajukan dan sudah tercatat di pusat. Ajuan itu resmi diusulkan melalui BNPB,” ujar Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Klaten, Wachju Adi Pratomo kepada wartawan, Jumat (30/11).

Wachju menjelaskan, Wachju mengatakan, diusulkannya bantuan dana rehab ke pusat itu mengingat Pemkab Klaten tak kuat jika menanggung sendirian. Anggaran sebesar Rp 52 miliar itu akan digunakan untuk memperbaiki semua dam penahan lahar dingin di sepanjang alur Kali Woro, Kecamatan Kemalang dan Manisrenggo. Selain itu juga untuk rehab di wilayah hilir di Kecamatan Jogonalan dan Gantiwarno.

“Saat ini kondisi dinding pada dam-dam di Kali Woro sudah dalam keadaan rusak akibat diterjang lahar dingin pascaerupsi 2010 silam. Untuk itu memang mendesak direhab demi keselamatan warga. Sebab banyak permukiman penduduk di pinggiran Kali Woro terutama di wilayah Kecamatan Manisrenggo,” jelas Wachju.

Terpisah, Camat Kemalang, Bambang Harjoko, mengatakan petugas telah mengecek berulang kali ke lokasi dam yang rusak. Namun hingga kini perbaikan belum juga terealisasi.

“Sebenarya perbaikan dam harus segera dilakukan. Mengingat saat ini sudah sering turun hujan sehingga warga khawatir akan ancaman lahar dingin sewaktu-waktu,” ujar Bambang.



Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS