0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Kirab Budaya di Klaten, Cagub Jateng Ndompleng Kampanye

- Timlo.net
Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto

Dok.Timlo.net/Indratno Eprilianto

Kirab adat sanggar seni dan budaya bumi manunggal di Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten, Kamis (22/11)

Klaten – Kirab budaya adat sanggar seni dan budaya bumi manunggal di bangsal komplek makam Kyai Karsorejo, Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten, Kamis (22/11), diduga disisipi kampanye politik. Panitia meminta kepada warga untuk mensukseskan kemenangan Bupati Klaten Sunarno yang ikut maju dalam bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah.

Pantauan di lokasi, aroma kampanye terlihat saat memasuki lokasi yang digunakan untuk upacara kirab budaya di komplek makam Kyai Karsorejo. Pada gapura pintu masuk itu terpasang spanduk besar yang bertuliskan “Selamat datang Bupati Klaten H Sunarna SE, M.Hum calon gubernur Jateng dalam rangka kirab budaya adat Suro.”

Selain itu ajakan panitia kepada warga yang datang agar mendukung Bupati Klaten Sunarno sukses maju dalam Pilgub Jawa Tengah. Panitia juga memaparkan keberhasilan Bupati Sunarno selama memimpin Klaten.

“Mari sukseskan Pak Bupati kita agar menjadi Gubernur Jawa Tengah,” ujar Ketua Panitia Kirab Budaya, Sri Nugroho dalam sambutan pembukaan kirab budaya adat sanggar seni dan budaya bumi manunggal di bangsal komplek makam Kyai Karsorejo, Dukuh Pandanan, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten, Kamis (22/11).

Sontak ajakan itu disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir untuk menyaksikan tradisi budaya tahunan tersebut. Tak hanya itu warga juga mengatakan siap mendukung Bupati Klaten Sunarno menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Sri Nugroho juga memaparkan keberhasilan Bupati Sunarno selama memimpin di Klaten. Misalnya, dalam mengangkat potensi budaya Jawa.

“Soal budaya, Pak Bupati sudah sukses. Seperti saat menampilkan ribuan penari dan reog di Klaten serta potensi budaya lainnya yang diikuti perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Tengah beberapa waktu lalu,” kata Sri Nugroho.

Doa Masyarakat

Sementara itu, Bupati Klaten Sunarno membantah jika dalam upacara tradisi budaya di Desa Soropaten, Karanganom, Klaten berbau politik. Ia mengaku pemasangan spanduk bukan atas perintahnya.

“Saya malah belum tahu ada spanduk tentang calon gubernur Jawa Tengah yang terpasang itu. Mungkin saja yang memasang itu simpatisan,” kata Bupati Sunarno saat ditemui disela kegiatan kirab budaya di Desa Soropaten, Karanganom, Klaten.

Saat ditanya mengenai ajakan panitia kirab budaya yang meminta kepada masyarakat untuk mendukungnya dalam Pilgub Jawa Tengah, Bupati Sunarno mengatakan, itu doanya masyarakat.

“Itu merupakan doanya masyarakat, semoga baik saja. Toh calonnya bukan hanya saya saja, namun masih banyak calon lain yang maju,” ujar Bupati Sunarno.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS