• Rabu, 23 Mei 2012
Ekspor Furnitur Berangsur Menanjak

Asmindo : Pemerintah Perlu Lindungi Eksportir

Andi Penowo - Timlo.net
Jumat, 22 Oktober 2010 | 23:36 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo), Ambar Tjahjono

Solo – Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menilai pemerintah perlu melindungi para eksportir. Ini mengingat saat ini sedang terjadi pertumbuhan nilai ekspor sehingga perlu dijaga agar perubahan nilai tukar rupiah tidak berpengaruh pada kapasitas ekspor.

Sebagaimana dikemukakan Ketua Asmindo, Ambar Tjahjono kepada sejumlah wartawan, pada Juli lalu pertumbuhan nilai ekspor mencapai 28%. Kendati demikian yang menjadi persoalan saat ini adalah penguatan nilai tukar rupiah yang mampu menghambat ekspor. Kondisi ini, kata Ambar, apabila tidak ada tindakan nyata dari pemerintah tidak mustahil nilai ekspor akan melorot.

“Juli ekspor bertambah 28%, sekarang dihantui rupiah menguat yang dapat menghambat ekspor. Ketika pemerintah tidak melakukan apa-apa niscaya ekspor akan melorot,” ujarnya di sela-sela Aqsa Living Gathering. Ambar menambahkan, ketika nilai tukar rupiah berada pada posisi Rp 9500 tidak ada kendala pada ekspor. Namun, bila penguatan rupiah menembus di bawah Rp 9000 dapat dipastikan akan terjadi penurunan nilai ekspor.

Pihaknya menegaskan agar dengan pertumbuhan nilai ekspor ada good will dari  pemerintah untuk mendorong para pelaku industri. Ia mencontohkan bagi para pengusaha dengan capaian omzet tertentu perlu diberikan keringanan pajak bumi dan bangunan (PBB). “Ketika furnitur naik 28% pemerintah harus mendorong, beri dong keringanan PBB bagi pelaku usaha beromzet besar,” tegasnya di Ballroom Hotel The Sunan, Kamis (21/10).

Menurut Ambar, perlunya dorongan pemerintah bagi para pelaku industri furnitur lantaran industri tersebut merupakan bidang usaha padat tenaga kerja. Dikatakannya, empat juta orang bergerak di bidang usaha furnitur.

Diungkapkan Ambar, pada semester ini pertumbuhan ekspor mebel dan kerajinan mencapai 28% dengan nilai 2,65 milliar dollar Amerika. Harapannya terjadi kenaikan hingga 30% dengan nilai 3 milliar dollar Amerika.  

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125