0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Kasus PT PPI, SMPN 4 Polokarto bakal Direlokasi?

- Timlo.net
dok.timlo.net/sahid b sutanto

dok.timlo.net/sahid b sutanto

Jajaran DPRD Sukoharjo Sidak ke PT PPI (Prima Parquet Indonesia), Polokarto

Sukoharjo – Polemik PT Prima Parquet Indonesia (PPI) yang beroperasi di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, oleh sejumlah pihak diharapkan dapat segera diselesaikan. Mereka berharap keluhan dari warga sekitar pabrik di tindak lanjuti, mengingat warga sekitar sangat terganggu dengan beroperasinya PT PPI tersebut.

Marno, Anggota Komisi IV DPRD Sukoharjo yang notabenenya membidangi kesejahteraan rakyat dan pendidikan mengungkapkan, penyelesaian kasus PT PPI harus segera dilakukan. Hal itu, untuk mengetahui solusi dari keluhan warga yang mengaku terganggu dengan polusi maupun suara bising mesin pabrik PT PPI saat beroperasi.

“Saat ini DPRD atau Komisi I masih mempelajari dokumen perizinannya, karena itu memang ranah Komisi I. Komisi IV berharap segera diketahui hasilnya, sehingga DPRD dapat mengeluarkan rekomendasi kepada eksekutif sebagai tindak lanjut penyelesaian kasus PT PPI,” ujar Marno, Selasa (13/11).

Rekomendasi yang dikeluarkan DPRD nantinya, setelah mempelajari dokumen perizinan yang dikantongi PT PPI menjadi tolak ukur Komisi IV dalam mengatasi keluhan warga sekitar pabrik PT PPI. Menurutnya, PT PPI Harus bertanggung jawab penuh kepada lingkungan sekitar.

“Kalau PT PPI tetap diperbolehkan beroperasi, harus bersedia bertanggung jawab merelokasi Sekolah SMPN 4 Polokarto, dan sejumlah rumah warga yang notabenenya berdampingan dengan pabrik. Kalau tidak, berarti PT PPI yang harus ditutup, berpindah tempat dan mengajukan perizinan baru,” imbuhnya.



Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS