0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

7 Desa di Sragen Belum Lantik Perdes Terpilih

- Timlo.net
dok.timlo.net/agung

dok.timlo.net/agung

Kabag Pemerintahan dan Pertanahan Setda Sragen, Budiyanto

Sragen —  Pemkab Sragen saat ini baru menunggu langkah yang akan ditempuh 3 kepala desa (Kades) terhadap proses pemilihan perangkat desa (Perdes) yang rencananya akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Surabaya. Ketiga desa itu adalah Desa Cemeng (Kecamatan Sambungmacan), Desa Pringanom (Masaran) dan Desa Klandungan (Ngrampal).

Sementara itu terhadap 7 desa yang saat ini juga belum melakukan pelantikan terhadap Perdes terpilih Pemkab juga akan menunggu informasi selanjutnya dari kecamatan masing-masing.

“Nanti saya akan menunggu laporan dari camat, yang jelas posisi sekarang itu masih menunggu SK (surat keputusan) Mereka baru bisa dilantik setelah ada SK,” kata Kabag Pemerintahan dan Pertanahan Setda Sragen, Budiyanto kepada wartawan, Senin (12/11).

Menurutnya, SK pelantikan  belum bisa dilantik menjadi Perdes karena masih bermasalah dengan Perdes terpilih hasil seleksi calon Perdes. Sedangkan bagi Perdes yang sudah mendapat SK tetapi hingga kini juga belum dilantik oleh kepala desa (Kades) sebanyak 7 desa. Sayangnya, Budiyanto juga tidak bisa menyebutkan batas waktu kapan Kades harus melakukan pelantikan, berikut sanksi yang diterima jika Kades tidak bersedia melakukan pelantikan terhadap Perdes yang bersangkutan.

Pihaknya hanya bisa memberikan himbauan agar Kades yang belum melakukan pelantikan agar segera melantik Perdes terpilih. Pihaknya tidak berwenang memberikan sanksi terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. “Mengenai sanksi apa yang akan diterima itu adalah menjadi kewenangan dari inspektorat,” pungkas Budiyanto.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS