PMI Sambangi Pasar Legi
Solo – Pagi ini (16/10), tampak ada yang berbeda di dalam Pasar Legi tepatnya di bagian pasar timur atau pasar anyar. Tampak di sana para pedagang atau kuli angkut berbondong-bondong menuju ke sana. Ini dikarenakan adanya pelayanan kesehatan gratis yang diadakan oleh PMI dalam program “Dompet Kemanusiaan PMI.”
Acara yang digelar sejak pukul 08.00 mulai sedikit demi sedikit dipadati oleh warga pasar untuk mendaftar. Dalam acara ini pula, terdapat beberapa bagian guna memudahkan alur pemeriksaan. Terlihat di sana adanya pos pendaftaran yang memberikan konsultasi singkat, pos pemeriksaan, dan ada pula pos donor darah guna menambah stok darah di PMI.
“Dompet Kemanusiaan PMI” yang rencananya akan diselenggarakan di lima pasar berbeda di Kota Solo, yakni Pasar Gedhe, Pasar Gadhing, Pasar Jongke, dan Pasar Nusukan, mempunyai tujuan utama yakni sosialisasi kesehatan. “ Selain sosialisasi, tujuan lainnya adalah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untu berobat”, ujar Dr. Betty Prasetyaswati selaku tim medis PMI Cabang Kota Solo tepatnya di bidang Yansoskesmas. Dr. Betty menambahkan bahwa hari ini merupakan ketiga kalinya PMI menyambangi Pasar Legi dan kebanyakkan dari mereka sudah mengetahui penyakitnya masing-masing tetapi dibiarkan saja dan belum berobat. Hal ini dikarenakan memang keadaan ekonomi mereka yang kurang memungkinkan untuk berobat.
Dengan adanya program ini, masyarakat di lingkungan pasar dapat memeriksakan kesehatannya sekaligus mendapatkan obat dari dokter PMI. Selain itu, kualitas obat yang diberikan sendiri sesuai dengan standar kesehatan yang ada sekarang ini. “Obatnya ada yang generik dan paten, namun meski gratis, kualitasnya tentu sama obat-obat di pasaran”, ujar Dr. Betty.
Dari pemeriksaan yang telah dilakukan sejak pukul 09.00, hingga berita ini diturunkan, kebanyakkan dari mereka mengeluh keju kemeng dan sesak di dada. Sama halnya dengan salah satu kuli angkut di Pasar Legi, Muryatmi. Kepada Timlo.net ia mengatakan bahwa cengeng yang melanda bahunya dan nyeri punggung, terkadang dirasakannya di tengah pekerjaannya. “Tapi syukurlah, dengan adanya acara ini, sangat membantu dan menyembuhkan penyakit saya”, ujar ibu berumur 50 tahun tersebut. Pernyataan Muryatmi diamini oleh Dr. Betty yang memang kegiatan ini sangat berguna bagi masyarakat di lingkungan pasar.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Car Free Day kok Sepi?
- Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...