• Rabu, 23 Mei 2012
Ketika Sosialisasi Kesehatan Sangat Diperlukan

PMI Sambangi Pasar Legi

Aji Budi Saputro - Timlo.net
Sabtu, 16 Oktober 2010 | 22:18 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Aji
Pedagang dan kuli angkut ramai-ramai berobat

Solo – Pagi ini (16/10), tampak ada yang berbeda di dalam Pasar Legi tepatnya di bagian pasar timur atau pasar anyar. Tampak di sana para pedagang atau kuli angkut berbondong-bondong menuju ke sana. Ini dikarenakan adanya pelayanan kesehatan gratis yang diadakan oleh PMI dalam program “Dompet Kemanusiaan PMI.”

Acara yang digelar sejak pukul 08.00 mulai sedikit demi sedikit dipadati oleh warga pasar untuk mendaftar. Dalam acara ini pula, terdapat beberapa bagian guna memudahkan alur pemeriksaan. Terlihat di sana adanya pos pendaftaran yang memberikan konsultasi singkat, pos pemeriksaan, dan ada pula pos donor darah guna menambah stok darah di PMI.

“Dompet Kemanusiaan PMI” yang rencananya akan diselenggarakan di lima pasar berbeda di Kota Solo, yakni Pasar Gedhe, Pasar Gadhing, Pasar Jongke, dan Pasar Nusukan, mempunyai tujuan utama yakni sosialisasi kesehatan. “ Selain sosialisasi, tujuan lainnya adalah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untu berobat”, ujar Dr. Betty Prasetyaswati selaku tim medis PMI Cabang Kota Solo tepatnya di bidang Yansoskesmas. Dr. Betty menambahkan bahwa hari ini merupakan ketiga kalinya PMI menyambangi Pasar Legi dan kebanyakkan dari mereka sudah mengetahui penyakitnya masing-masing tetapi dibiarkan saja dan belum berobat. Hal ini dikarenakan memang keadaan ekonomi mereka yang kurang memungkinkan untuk berobat.

Dengan adanya program ini, masyarakat di lingkungan pasar dapat memeriksakan kesehatannya sekaligus mendapatkan obat dari dokter PMI. Selain itu, kualitas obat yang diberikan sendiri sesuai dengan standar kesehatan yang ada sekarang ini. “Obatnya ada yang generik dan paten, namun meski gratis, kualitasnya tentu sama  obat-obat di pasaran”, ujar Dr. Betty.

Dari pemeriksaan yang telah dilakukan sejak pukul 09.00, hingga berita ini diturunkan, kebanyakkan dari mereka mengeluh keju kemeng dan sesak di dada. Sama halnya dengan salah satu kuli angkut di Pasar Legi, Muryatmi. Kepada Timlo.net ia mengatakan bahwa cengeng yang melanda bahunya dan nyeri punggung, terkadang dirasakannya di tengah pekerjaannya. “Tapi syukurlah, dengan adanya acara ini, sangat membantu dan menyembuhkan penyakit saya”, ujar ibu berumur 50 tahun tersebut. Pernyataan Muryatmi diamini oleh Dr. Betty yang memang kegiatan ini sangat berguna bagi masyarakat di lingkungan pasar.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm