• Rabu, 23 Mei 2012
Muda dan Wirausaha

Bisnis Itu Mudah Asal Tahu Formulanya

Andi Penowo - Timlo.net
Sabtu, 16 Oktober 2010 | 07:44 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Suasana seminar Muda dan Wirausaha, Bisnis Itu Mudah Asal Tahu Formulanya yang dihelat Komunitas UKM dan Wirausaha TDA Soloraya bekerjasama dengan Solo Business School STIE Surakarta, Jumat (15/10)

Solo – Bisnis beserta formulanya, dua hal yang berkaitan erat dalam menopang laju finansial. Sementara yang dicari orang dalam bisnis adalah arus kas di antaranya asset.

Demikian paparan yang sempat menyeruak di tengah forum seminar Muda dan Wirausaha, Bisnis Itu Mudah Asal Tahu Formulanya, Jumat (15/10). Seminar yang digelar di Solo Business School STIE Surakarta ini menghadirkan dua pembicara, Samurai dan Sony Sofyan.

Dalam paparannya, Samurai memfokuskan pada branding image untuk pencapaian kesuksesan bisnis. Guna mendapat branding besar, menurutnya seorang pelaku usaha perlu mengeksploitasi kenarsisan diri. Berpijak dari hal ini, pebisnis harus mampu mem-branding diri sendiri dengan raihan penghargaan-penghargaan.

Idealnya, kata Samurai untuk menuju branding besar, bukan hanya pebisnis saja yang mendapat penghargaan, namun produkpun juga mendapat penghargaan. “Mengeksploitasi kenarsisan untuk pencapaian branding lebih besar. Dilakukan dengan membranding diri sendiri dengan penghargaan-penghargaan. Orang dapat penghargaan, produkpun dapat penghargaan,” papar penulis buku Membangun Fondasi Bisnis Tanpa Pedang ini.

Dalam seminar tersebut, Samurai mengajarkan tips kepada peserta perihal cara-cara yang diperlukan dalam menunjang kenarsisan. Di antaranya dengan sering muncul di media dan bergabung dengan komunitas usaha. “Kalau ingin jadi pengusaha ya punya komunitas pengusaha. Kalau ingin jadi karyawan ya punya komunitas karyawan,” ujarnya.

Dikemukakan juga, untuk mendapat branding besar pelaku usaha harus mempunyai keberanian untuk mewujudkan ide yang didapat melalui tiga hal di antaranya melihat, mendengar dan menemukan kebutuhannya. Sementara untuk mendapat omzet lebih banyak dengan cara yang lebih efisien, Samurai menganjurkan untuk menjual ide melalui sistem dagang franchise.

“Jangan pernah bisnis berpatokan pada duit, tapi dengan dengkul orang lain. Maksudnya franchise,” tutur pria peraih penghargaan dari Menteri UKM, Surya Dharma Ali ketika itu. Sementara itu, dalam paparannya, Sony Sofyan menitikberatkan pada kecerdasan finansial, bagaimana seharusnya pelaku usaha secara tepat mengelola arus kas.

Kepada Timlo.net, penggagas acara yang sekaligus Ketua Tangan Di Atas (TDA) Solo Raya, Andhika Harya Pratama menuturkan, dengan digelarnya seminar diharapkan tumbuh kemandirian di kalangan generasi muda. Mereka lebih kreatif untuk menentukan nasib sendiri dengan berwirausaha. “Bukan hanya berani bisnis saja, namun juga dipikir strategi dan formulanya,” jelas Andhika.

Seminar Muda dan Wirausaha, Bisnis Itu Mudah Asal Tahu Formulanya dihelat Komunitas UKM dan Wirausaha TDA Soloraya bekerjasama dengan Solo Business School STIE Surakarta. Acara dihadiri oleh Moslem Entrepreneur Community, Komunitas UKM dan Wirausaha TDA Soloraya serta mahasiswa Solo Business School STIE Surakarta

         

Berita Terkait

Komentar

  1. I'm

    Bekerjalah dan berusaha sesuai dengan passion anda, anggaplah pekerjaan dan usaha anda itu soulmate anda.

  2. Aku

    young people with big passion for work…..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125