• Rabu, 23 Mei 2012
Iklim Usaha Semakin Kondusif

HIPMI : Pertumbuhan UKM Capai 200%

Andi Penowo - Timlo.net
Rabu, 13 Oktober 2010 | 19:18 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Ketua HIPMI Solo, Farid Sunarto

Solo – Dalam kurun terakhir sektor ekonomi usaha kecil dan menengah (UKM) mengalami pertumbuhan hingga 200%. Pesatnya pertumbuhan ini tidak terlepas dari kondisi iklim usaha yang semakin kondusif.

Hal ini diakui oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Solo, Farid Sunarto. Ditemui Timlo.net, di sela-sela Kongres Nasional dan launching ASPAPI, Farid mengatakan pertumbuhan UKM belakangan ini sangat signifikan hingga mencapai 200%. Pertumbuhan ini menurutnya tidak terlepas dari iklim usaha di Solo yang semakin kondusif.

“Kalau melihat iklim usaha pasti semakin kondusif. Pertumbuhan UKM sangat signifikan sampai 200%. Ini menunjukkan iklim usaha di Solo sangat nyaman dan baik. Dilihat dari interaksi yang bergerak di sektor-sektor tertentu mereka tampak lebih dinamis,” ujar Farid di salah satu rumah makan Solo, Rabu (13/10).

Ketua HIPMI Solo ini menilai pesatnya pertumbuhan secara dominan terjadi pada sektor usaha yang bergerak di bidang jasa dan industri. Pada sektor jasa, kata Farid, yang mengalami pertumbuhan paling tinggi adalah bidang pariwisata dan perhotelan. Sementara dari sektor industri, pertumbuhan terbesar terjadi pada industri-industri kreatif.

Di sisi lain Farid juga menyoroti pesatnya pertumbuhan UKM lantaran banyak calon tenaga kerja professional yang terjun di sektor informal sebagai pelaku usaha. Dipaparkan dia, pada kurun dasawarsa terakhir sebagian dari produk perguruan tinggi tidak sungkan untuk terjun ke sektor informal. Kondisi ini berbeda dengan kurun sepuluh tahun lalu yang mana lulusan perguruan tinggi cenderung berkecimpung di sektor-sektor formal.

“Pesatnya UKM juga karena pengaruh dari kesadaran tenaga profesional untuk bergerak di bidang informal. Produk perguruan tinggi tidak malu lagi terjun ke sektor informal. Berbeda dengan sepuluh tahun lalu yang ingin terjun ke sektor formal sebagai pegawai,” pungkas Farid. 

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125