Cerita yang Diangkat Cocok dengan Realita Saat Ini
Solo – Poppy Darsono terkesan dengan Wayang Kampung Sebelah (WKS). Perancang busana yang juga anggota DPD Jawa Tengah ini mengundang WKS untuk memeriahkan halal bihalal sekaligus pembukaan rumah aspirasinya di Jl. Kabangan II, No. 5, Kelurahan Bumi Laweyan.
Berdasarkan penuturannya kepada Timlo.net, kehadiran WKS menjadi warna tersendiri ditengah pembukaan rumah aspirasinya tersebut. “Momennya pas sekali. Setelah dibukanya rumah aspirasi ini, masyarakat akan dihibur dengan sajian Wayang Kampung Sebelah dengan judul, Atas Mengganas Bawah Beringas,” ujarnya.
Judul yang diangkat oleh sang dalang, Ki Jlitheng Suparman, sangat representatif dengan kejadian aktual yang tengah terjadi di masyarakat, lanjutnya. Baginya, judul Atas Mengganas Bawah Beringas, memberikan sebuah pemahaman kepada masyarakat akan situasi terkini yang sudah demikian carut marut.
“Kita lihat saja para elit politik baik dari pemerintahan maupun para anggota dewan semakin mengganas dengan berbagai tindakan yang terus merugikan negeri ini. Seperti kunjungan kerja yang tidak tepat guna, korupsi yang merajalela, pengentasan soal hukum yang selalu melempem. Hal ini diperparah dengan situasi massa rakyat yang beringas karena himpitan ekonomi yang terus menjerat leher mereka,” tandasnya.
Poppy menuturkan salut dengan keberadaan WKS yang berhasil memberikan hiburan edukatif kepada masyarakat. “Jika dilihat sekilas ini memang hiburan, namun banyak hal bisa kita gali dan kita maknai dari wayang yang sarat pesan-pesan sosial ini,” paparnya.
Wanita kelahiran Garut, 8 Juli 1951 ini juga menambahkan, jurang antara kaya dan miskin juga menjadi persoalan yang kerap menimbulkan perpecahan. “Saya berharap dengan adanya hiburan edukatif yang disajikan Wayang Kampung Sebelah, benar-benar bisa menginspirasi masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
sangatlah tepat mbak poppy dengan adanya form ini,karena keadaan dah menuntut adanya tempat mengadu sementara pemerintah seperti kehilangan pijakan untuk mengatasi segala karut marut ini…dan masyarakat telah kehilangan kepercayaan kepada para birokrat pemegang amanat…apa di eksekutif, yudikatif,dan legislatif….dimana lagi harapan itu ditempatkan…..???????