Status Persis Solo Masih Tunggu Keputusan PSSI
Solo – Tim kebanggaan kota Solo yakni Laskar Samber Nyawa, Persis Solo hingga kini masih belum memiliki status yang pasti dalam keikutsertaannya di level kompetisi domestik. Hal tersebut dikarenakan keputusan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Badan Liga Indonesia (BLI) sampai dengan detik ini belum memutuskan status Persis sebagai penghuni kompetisi di divisi manapun.
Sesuai peraturan yang telah dikeluarkan PSSI sebelumnya dengan menggelar babak play off bersama Persiku Kudus dan Persires Rengat, Persis telah dinyatakan harus turun kasta ke level divisi satu musim ini, karena Persis kalah di final melawan Persiku. Akan tetapi, keputusan PSSI kembali berubah dengan sudah dimulainya kompetisi divisi satu musim ini tanpa mengikutsertakan nama Persis Solo. Artinya dapat disimpulkan bahwa Persis tidak mengikuti kompetisi divisi satu.
Ketua Umum Persis Solo, Fx. Hadi Rudyatmo, dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa Persis masih tetap menunggu keputusan apapun dari PSSI. “Kita tetap menunggu keputusan PSSI, karena yang namanya protes itu kan mesthi harus diproses, sampai dengan hari ini juga belum jelas. Selain itu juga perlu adanya klarifikasi kembali terkait pernyataan pemain Nova Zaenal dan Eko “Kancil” yang mengingkari ketika melapor ke saya,” ungkapnya kepada Timlo.net, Kamis (30/9) siang.
Meski demikian, menurutnya Persis Solo tetap mempersiapkan diri dengan seleksi pemain dan pelatih meski status Persis belum diketahui bermain di kompetisi manapun. “Hingga kini Persis terus melakukan seleksi pemain dan menentukan pelatih, minggu depan sudah kita tentukan pelatihnya. Mengenai keikutsertaan Persis, kalau protes kita sudah ditanggapi PSSI, kita akan tahu hasilnya,” imbuhnya.
Rudy yang sekaligus menjabat sebagai wakil Walikota Solo ini juga menambahkan bahwa PSSI tidak jauh berbeda dengan organisasi yang tidak tahu aturan jika menjatuhkan sanksi ke Persis Solo. “Divisi satu memang sudah dimulai, kalau nanti PSSI atau BLI memberikan sanksi kepada Persis, berarti PSSI itu organisasi yang tidak tahu aturan, wong saya juga mengajukan protesnya lewat surat bukan lisan,” tegasnya.
Tentang pilihan mengikuti Liga Indonesia atau Liga Premiere Indonesia (LPI), Rudy tidak mempersoalkan lebih luas mengikuti liga manapun. “LPI maupun divisi utama tidak perlu dipersoalkan, kita itu mau bicara apalagi, lha wong di Piala AFF saja juru kunci dikandang sendiri kok mau dibanggakan, bagi saya kalau PSSI tidak mau mengubah manajemennya ya lebih baik membuat kompetisi Soloraya saja,” pungkas Rudy.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Hidup PPSM Macan Tidar, Persis tidak keurus, sayang pasoepatinya terlantar.
PASOEPATI L0VE PERSIS
kao adlh jiwa q.
ampe mati Q akn sll mendukung u,
kao da cz q sll ada.,
PERSIS jgn pernah menyerah.
I LÎ?VE U PERSIS