Hasil Seleksi Kepala Sekolah Belum Diumumkan
Solo – Hasil proses seleksi 100 guru sebagai calon kepala sekolah (kepsek) telah disampaikan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Surakarta pada Selasa pukul 17.00.
Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Bidang Pemetaan Mutu Pendidikan dan Supervisi Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah, Tartib Supriyadi, Rabu (29/9). Namun pihaknya tidak dapat memaparkan bagaimana hasil seleksi tersebut. “Mengumumkan hasil seleksi merupakan kewenangan penuh dari Walikota. Saya berharap supaya pengumuman tetap bersifat obyektif dan tidak ada intervensi dari Dikpora atau pihak lain,” ungkapnya. Pihaknya juga berharap nantinya yang akan dijadikan kepala sekolah dapat ditetapkan berdasarkan standar yang berlaku dan tidak ada tarik ulur kepentingan dari pihak manapun.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Pendidikan Kota Surakarta (DPKS), Ichwan Dardiri. Transparansi merupakan hal penting yang harus diutamakan pada proses ini. Ichwan berharap baik kepada Dikpora maupun Walikota, tidak ada manipulasi terhadap data yang telah disampaikan oleh LPMP. “Apabila data yang ada tidak disampaikan apa adanya atau masih diubah, apakah peran LPMP saat seleksi? Segera saja hasil diumumkan, agar tidak menimbulkan kecurigaan,” katanya. Untuk pelaksanaan pengumuman hasil seleksi tersebut, pihaknya mengaku siap mengawal prosesnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora, Rakhmat Sutomo, mengatakan bahwa hasil seleksi sudah direncanakan akan diumumkan secara online lewat website pemerintah kota (pemkot). “Hasil seleksi belum dapat diumumkan karena masih adanya pencocokan data dari sejumlah pihak,” jelasnya. Selain dari LPMP, Rakhmat masih akan menggunakan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Dikpora sendiri untuk mengetahui sejauh mana kelayakan peserta dapat lulus.
Ia menambahkan, hasil seleksi tersebut akan segera diserahkan kepada Walikota namun belum jelas kapan target pelaksanaannya. “Dinas tidak akan melakukan intervensi terhadap hasil seleksi itu. Tidak akan ada lagi turut campur terhadap hasil seleksi ini,” tegasnya.
Seleksi untuk calon kepsek telah dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 27-28 September 2010 lalu di SMKN 2. Seleksi hari pertama berupa tes tertulis, sementara untuk hari kedua adalah wawancara.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...
Kepsek ada nyontek juga ga ya?
Mengapa mencocokan data saja membutuhkan waktu 3 hari tidak selesai, hal ini membuktikan bahwa kinerja Kepala Dinas Dikpora tidak profesional … atau barangkali ada indikasi titip-titipan. Mohon kepada Bp. Joko Widodo sebagai Walikota Surakarta segera bertindak tegas. Kami sebagai pengamat pendidikan dari Jogjakarta sangat prihatin dengan seleksi kepala sekolah dari LPMP Jawa Tengah sudah sedemikian baiknya, tetapi di tubuh Dikpora sendiri yang kurang peka dengan memterjemahkan
Tidak perlu saling curiga, tapi anda sebagai pengamat ya melihat saja tidak berkomentar kita serahkan yang berwenang pasti hasilnya lebih baik sekarang dibandingkan pada masa lalu … ini jamannya sudah globalisasi. Selamat kepada Bp. Rahmat Sutomo dan Bp. Jokowi berserta Bp. Hady Rudyatmo. Semago SOLO tetap BER …. SE ….. RI ….. dan Selamat pula kepada LPMP Jateng yang telah melaksanakan tugasnya. Harapkan kami segera hasilnya diumumkan. Terima kasih.
Tidak perlu saling curiga, tapi anda sebagai pengamat ya melihat saja tidak berkomentar kita serahkan yang berwenang pasti hasilnya lebih baik sekarang dibandingkan pada masa lalu … ini jamannya sudah globalisasi. Selamat kepada Bp. Rahmat Sutomo dan Bp. Jokowi berserta Bp. Hady Rudyatmo. Semago SOLO tetap BER …. SE ….. RI ….. dan Selamat pula kepada LPMP Jateng yang telah melaksanakan tugasnya. Harapkan kami segera hasilnya diumumkan. Terima kasih.
banyak peserta menyambut antusias, krn saat pembukaan telah disampaikan bahwa hasil seleksi akan langsung dibuka, shgg peserta bisa menyaksikan. kenyataan sekarang beda, tidak spt dua periode sebelumnya. itu semua kita maklumi. yah… semoga saja dina dikpora sesegera menyampaikan hasil yang direkomendasikan dari LPMP Jateng. Kita harus selalu Khusnudlon kepada siapa saja. supaya tidak ada yang merasa dirugikan. Saya yakin Bp. Jokwi selalu memonitar semua pegawai yang ada di bawah tanggung jawab
Mohon yang jurdil, pimpinan sekolah akan berpengaruh kepada anak didiknya.
sebaiknya selain syarat-syarat yang formal, seorang calon harus memenuhi syarat-syarat non formal lainnya, jangan sampai setelah diangkat kepala sekolah namun tidak bisa komputer dll. kan sangat ironis sekali. dan yang berkualitas kan belum tentu yang pangkaatnya tinggi atau yang sepuh. beri kesempatan pada yang muda-muda dalam berkreasi dan berkarya. terima kasih.