280 GTT Belum Terima Insentif Pusat
Solo – Sebanyak 280 dari total 1400-an guru tidak tetap (GTT) Kota Surakarta sampai saat ini belum menerima insentif GTT pusat periode Januari-Juni sebesar Rp 220.000,00 per bulan. Seharusnya, dana tersebut diterimakan setiap semester. Untuk periode tersebut, dana seharusnya sudah cair pada Juli lalu.
Mengenai hal tersebut, Ketua Persatuan Guru dan Karyawan swasta (PGKSI) Surakarta, Asmuni, mengungkapkan adanya sebab yang mengakibatkan dana tersebut tidak segera cair. Seperti, GTT yang belum memiliki Nomer Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan nomor rekening yang tidak cocok.
“Untuk kesalahan nomor rekening, dapat diproses dengan cepat, namun mengenai GTT yang belum memiliki NUPTK harus mengurus ke provinsi terlebih dahulu. Pembuatan NUPTK dibatasi sampai akhir Oktober tahun ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, bagi yang mengalami kesalahan nomer rekening, pencairannya akan digabungkan dengan tahap II, yaitu periode Juli-Desember. “Bagi GTT yang belum mendapatkan insentif tersebut karena masalah yang berkaitan dengan kesalahan nomer rekening, dana yang diterima akan dirapel saat pencairan tahap II yang diperkirakan akan cair awal tahun depan,” ujarnya.
Menurutnya, pada tahun ini pencairan dapat dikatakan lebih bermasalah dibanding pada tahun sebelumnya. Mengenai hal tersebut, pihaknya berharap supaya hak-hak GTT atas kesejahteraannya dapat lebih diperhatikan, seperti dengan mempermudah persyaratan untuk dapat menerima pencairan dana insentif tersebut. “Supaya dalam pencairannya bisa tepat setiap periodenya, tidak terjadi rapelan sehingga para GTT juga dapat menerima haknya dengan tepat waktu,” ungkapnya.
Untuk insentif pusat GTT tahap II sendiri, kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dipora), Rakhmat Sutomo, memaparkan bahwa Surat Pertanggungjawaban (SPJ) harus sudah selesai November mendatang.
Seorang GTT berhak menerima insentif pusat apabila memiliki 24 jam mengajar setiap minggunya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Car Free Day kok Sepi?
- Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...