0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

Gelaran SIPA 2012 di Pamedan Mangkunegaran

Tarian Suku Baduy Bernuansa Sakral

- Timlo.net
Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik

Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik

tarian sakral Suku Baduy di SIPA 2012, Sabtu (29/9) malam.

Solo — Tarian sakral Suku Baduy, Banten mewarnai gelaran Solo International Performing Arts (SIPA) 2012, di Pamedan Mangkunegaran, Sabtu (29/9) malam. Disuguhkan oleh Duta Seni Krakatau Steel, tarian yang merupakan gambaran dari kebiasaan Suku Badui dalam menyambut musim panen raya tersebut dikemas dengan balutan seni tari kontemporer.

Dengan diiringi oleh 9 orang pemain musik ditambah 3 orang vokal, para penari menarikan tariannya dengan sangat menjiwai. Ditambah dengan bau dupa yang menyengat, menambah aura mistik dan sakral tarian yang mereka bawakan.

Diawali dengan seorang penabuh bedug, datanglah 3 orang penari wanita membawa sesaji, kemudian ditaruh pada sebuah nampan besar. Setelah itu didoakan dan dibagikan secara simbolik.

Menurut Agus Ronald, koreografer dalam pementasan Duta Seni Krakatau Steel, Macapada merupakan alam disekitar kita. Dalam pementasannya tersebut dirinya mengangkat tradisi lokal suku Baduy, Banten. Di daerah Baduy, Banten setiap kali musim panen raya akan diadakan upacara Serentanen, yang merupakan upacara adat sakral di daerah tersebut. “Macapada merupakan adaptasi dari upacara Serentanen suku Baduy, Banten,” ujarnya ditemui seusai pementasan.

Diceritakan Ronald, dalam upacara tersebut suku Baduy luar akan memberikan persembahan kepada suku Baduy Dalam. Persembahan tersebut nantinya akan didoakan sesuai adat Baduy dan oleh Baduy Dalam nantinya akan di bawa ke kota untuk diserahkan kepada pihak pemerintah. Sebagai perwakilan biasanya diterima oleh Bupati setempat. “Upacara Serentanen ini berasal dari suku Baduy asli,” ungkapnya.

Duta Seni Krakatau Steel sendiri merupakan wadah kreativitas remaja Kota Cilegon, Banten. Anggotanya kebanyakan pekerja di pabrik pembuatan baja di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut. Disamping juga masyarakat sekitar yang juga ikut melestarikan budaya di kota Cilegon, Banten.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS