Pemkot Siap Antisipasi Anak-anak Korban Mudik
Solo – Meski hari raya Idul Fitri masih menyisakan waktu lebih dari satu pekan lagi, arus mudik pun akan menjadi perhatian utama selama masa lebaran berlangsung. Segala kemungkinan-kemungkinan mengenai terjadinya tindak pelanggaran, seperti banyaknya anak-anak usia balita yang menjadi korban selama arus mudik oleh para orang tuanya ketika menggunakan sepeda motor turut menjadi pertimbangan bagi pemkot Solo. Upaya untuk mencegah terjadinya fenomena anak-anak balita yang menjadi korban selama mudik, pemkot akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Anak-anak balita kerap yang menjadi korban selama perjalanan mudik ke kampung halaman ketika menggunakan sepeda motor bersama orang tuanya. Hal itulah yang menjadi keprihatinan tersendiri bagi sebagian besar masyarakat dalam menyikapi fenomena arus mudik. Anak-anak balita yang hanya dalam gendongan orang tuanya harus dalam kondisi hantaman udara luar dengan memakan jarak yang begitu jauhnya, dengan segala kebisingan di jalanan, serta tingkat polusi udara yang begitu pekat dan sangat membahayakan bagi kesehatan, akan menambah daftar nasib para anak balita untuk menjadi korban selama perjalanan mudik.
Dalam menyikapi fenomena tersebut Sekretaris daerah (Sekda) kota Surakarta Budi Suharto mengatakan bahwa pihaknya (pemkot) akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait selama arus mudik, salah satunya dengan pemanfaatan Rest area serta Puskesmas. “Akan tetap kita optimalkan koordinasi dengan dishub ataupun Bapermas untuk mengantisipasi fenomena anak balita selama arus mudik berlangsung. Rest area dapat dimanfaatkan untuk ibu-ibu yang akan menyusui anaknya, ataupun Puskesmas yang bisa dimanfaatkan ketika anak sedang butuh istirahat,” katanya.
Namun, untuk Puskesmas belum begitu dapat di optimalkan mengingat lokasi Puskesmas yang kebanyakan berada di dalam kampung. “Puskesmas kebanyakan juga belum begitu optimal, karena memang lokasinya yang berada di dalam kampung, sementara pusat arus mudik ada pada jalan raya,” tandasnya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Juwangi Jadi Sasaran TMMD
- Bus kok Numpaki Pembatas Jalan?
- Pengedar Ganja Diringkus
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu
- Buku “Kisah Menarik Masa Kecil Pa...
- DPRD Keberatan Dengan Keringanan Re...
- Ayo Berinternet yang Sehat dan Aman...
- Petani Tembakau di Klaten Sulit Ban...
- GMNI Unisri Adakan Sarasehan Kebang...
- Rawan Kecelakaan, Empat Bukaan Medi...
- Belum-belum kok Sudah Bocor
- Selingkuhan Melapor, Oknum Polisi T...
- Mei, Mall Paragon Semarak Event
- Kantor Cabang KSPS Berkah Kebanjira...
- Gagal Dulang Poin di Aceh
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...


Inilah Kronologi Penandatanganan Re...
Kerabat Kusumowandowo Ingin Diperte...
Besok, Hangabehi-Tedjowulan Bertemu...
Kerabat Keraton Datangi Balaikota
KPH Satriyo: Sinuhun Hangabehi Dire...
KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
Sentana Dalem Keraton Urung Menghad...